Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Avia Avian Tbk (Avian Brands) mencatatkan capaian signifikan dalam implementasi bisnis berkelanjutan di penghujung tahun 2025. Berdasarkan pemeringkatan terbaru dari lembaga riset internasional Sustainalytics, emiten berkode saham AVIA ini berhasil meraih skor 17,3 dan resmi masuk dalam kategori Low Risk (Risiko Rendah) untuk risiko Environmental, Social, and Governance (ESG).
Pencapaian ini menempatkan Avian Brands sebagai perusahaan cat dan pelapis pertama di Indonesia yang berhasil menembus peringkat risiko rendah di tingkat global. Skor tersebut menunjukkan bahwa perusahaan dinilai memiliki manajemen yang kuat dalam mengelola dampak lingkungan, sosial, serta tata kelola perusahaan secara efektif.
Prestasi ini tergolong impresif mengingat Avian Brands baru melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2021. Dalam kurun waktu empat tahun pasca IPO, perusahaan mampu mengintegrasikan aspek ESG ke dalam strategi bisnis inti melalui kolaborasi lintas fungsi yang solid.
Manajemen menekankan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar angka, melainkan refleksi dari peningkatan kualitas laporan keberlanjutan yang lebih transparan dan berbasis data. Di sisi operasional, Avian Brands terus menggenjot inisiatif efisiensi energi, pengelolaan limbah, serta pengembangan inovasi produk ramah lingkungan.
Direktur Operasional dan Pengembangan Avian Brands, Robert Tanoko, menyatakan bahwa pencapaian ini membuktikan daya saing perusahaan asli Indonesia di kancah internasional. Menurutnya, implementasi ESG di Avian Brands tidak bersifat sektoral, melainkan terintegrasi mulai dari rantai pasok, RDI, hingga tata kelola perusahaan.
"Keberhasilan Avian Brands menegaskan bahwa perusahaan asli Indonesia mampu berperan signifikan dalam agenda ESG global. Dengan strategi yang tepat dan eksekusi yang konsisten, perusahaan nasional dapat bersaing dan diakui di level dunia," ujar Robert melalui keterangan resminya, Selasa (23/12/2025).
Sebagai pemimpin pasar di industri cat nasional, Avian Brands berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja keberlanjutannya. Perusahaan memandang praktik ESG bukan sekadar kewajiban pelaporan, melainkan nilai tambah untuk menciptakan pertumbuhan jangka panjang yang bertanggung jawab.
Langkah ini diharapkan dapat memotivasi industri manufaktur nasional lainnya untuk mengadopsi standar keberlanjutan global guna memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar internasional. (H-2)
Sepanjang 2025 perusahaan terus mewujudkan komitmen keberlanjutan melalui langkah nyata dengan memanfaatkan pendekatan berbasis data di seluruh agenda ESG.
Inisiatif ini bukanlah sekadar kampanye sesaat, melainkan bagian dari sistem tanggung jawab jangka panjang perusahaan yang telah dibangun sejak tahun 2022.
Selain membantu mengurangi sampah organik, eco-enzyme juga berfungsi untuk memperbaiki kualitas air dan mengurangi bau pada saluran air.
Seiring dengan meningkatnya kompleksitas implementasi ESG, perusahaan juga menghadapi tantangan dalam menentukan prioritas dampak, kesiapan organisasi, hingga pendanaan.
Capaian peringkat Hijau yang diraih didorong berbagai inisiatif keberlanjutan, seperti efisiensi energi dan air, penurunan emisi, hingga pengelolaan limbah berbasis ekonomi sirkular.
Program ini menjadi momentum bagi industri untuk melihat pentingnya pembangunan komunitas sebagai bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved