Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Mitra Murni Perkasa (MMP) dan Mitsui & Co Ltd resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sebagai langkah awal menjalin kolaborasi strategis dalam pemasaran high grade nikel matte serta penjajakan peluang investasi jangka panjang. Kesepakatan ini mencakup tiga fokus kerja sama: pengembangan pasar, peluang investasi, dan pengembangan bisnis strategis.
Dalam kemitraan tersebut, Mitsui akan memimpin pengembangan pasar di Jepang sekaligus memperluas jaringan global, sementara MMP menghadirkan kekuatan operasional dari fasilitas smelter terintegrasinya yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan industri baterai modern. Sinergi keduanya diharapkan memperluas akses pasar sekaligus memperdalam pemahaman terhadap dinamika kebutuhan pelanggan material baterai secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Presiden Direktur MMP, Adhi Dharma Mustopo, menegaskan bahwa kerja sama ini memperkuat peran MMP dalam mendukung agenda hilirisasi nikel nasional.
“Penandatanganan hari ini menjadi langkah awal kolaborasi berbasis ambisi bersama dan kepercayaan. Kami berharap sinergi ini mampu memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global high grade nikel matte sekaligus mendukung hilirisasi nasional,” ujarnya.
Adhi menambahkan bahwa sebagai perusahaan 100% PMDN, MMP berkomitmen memastikan sumber daya alam Indonesia memberikan nilai ekonomi yang signifikan bagi masyarakat. Kolaborasi dengan Mitsui diyakini akan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan dan memberi manfaat jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
General Manager of New Metals & Aluminium Division Mitsui, Akinobu Hashimoto, menilai kerja sama ini sebagai momentum strategis.
“Kami sangat antusias memulai kolaborasi dengan MMP, yang memiliki visi terkait pertumbuhan berkelanjutan dan pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab. Indonesia memainkan peran penting dalam transisi energi global, dan kapabilitas MMP menjadikannya mitra yang kuat bagi Mitsui,” jelasnya.
Dengan menggabungkan jaringan pemasaran global Mitsui serta pengalaman investasinya dengan kekuatan operasional MMP, kedua perusahaan berharap dapat menciptakan nilai tambah di sektor hilirisasi nikel dan ekosistem baterai kendaraan listrik.
Melalui kemitraan ini, MMP dan Mitsui berupaya memposisikan produk high grade nickel matte MMP sebagai pilihan yang kompetitif dan berkelanjutan bagi industri baterai global. Kombinasi jaringan komersial Mitsui dan operasional MMP akan membuka akses pasar lebih luas sekaligus memenuhi kebutuhan rantai pasok bahan baku baterai yang meningkat. Keduanya juga memiliki keyakinan serupa bahwa industri peleburan nikel di Indonesia dapat dikelola secara bertanggung jawab dan memberikan manfaat ekonomi bagi bangsa.
Sebagai bagian dari strategi bisnis, MMP menjalankan operasionalnya berdasarkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dengan mengadopsi IFC Performance Standards sebagai kerangka acuan. Hal ini memastikan seluruh proses produksi mengikuti standar internasional yang efisien dan bertanggung jawab.
MMP menerapkan berbagai langkah pengurangan emisi, di antaranya penggunaan pasokan listrik melalui gardu PLN existing, pemanfaatan Renewable Energy Certificate (REC) dari PLN, optimasi proses yang menghemat energi hingga 10%, serta mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 50%. Desain smelter yang fleksibel memungkinkan perusahaan beralih produksi antara ferronickel dan high grade nickel matte sesuai kebutuhan pasar.
MMP juga berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan penciptaan nilai ekonomi lokal. Perusahaan telah membuka sekitar 1.000 lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja lokal serta meningkatkan kapasitas SDM di sekitar wilayah operasionalnya. Sebagai entitas 100% PMDN, MMP menjadi contoh kemampuan Indonesia mengembangkan proyek industri strategis nasional secara mandiri sekaligus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. (E-3)
GUBERNUR Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendampingi Presiden Prabowo Subianto melaksanakan peletakan batu pertama (groundbreaking) 13 proyek hilirisasi nasional fase II.
PRESIDEN Prabowo Subianto secara resmi mencanangkan 13 proyek besar hilirisasi nasional tahap kedua.
Bahlil Lahadalia menegaskan hilirisasi menjadi kunci utama untuk menghentikan ketergantungan Indonesia terhadap ekspor bahan mentah untuk mendorong ketahanan energi nasional.
Prabowo resmi mulai hilirisasi Rp116 triliun dengan 13 proyek strategis. Targetnya jelas, hentikan ekspor mentah dan dorong ekonomi mandiri Indonesia.
Data terbaru menunjukkan bahwa sektor hilirisasi menjadi kontributor signifikan dengan nilai investasi mencapai Rp147,5 triliun.
Dengan mengelola lebih dari 40 persen total luas perkebunan sawit nasional, petani tidak lagi cukup hanya berperan sebagai produsen bahan baku. Mereka perlu didorong untuk naik kelas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved