Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MASYARAKAT Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) menggelar Electricity Connect 2025 pada 19-21 November 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC). Acara yang tergabung dalam rangkaian peringatan Hari Listrik Nasional ke-80 ini diharapkan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi nasional.
Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Wanhar, menyampaikan bahwa kelistrikan memegang peran strategis sebagai penggerak pembangunan ekonomi. Hal ini searah dengan agenda pemerintah untuk membangun fondasi kemandirian bangsa melalui swasembada energi.
"Kelistrikan memegang peran strategis, bukan hanya sebagai penggerak pembangunan ekonomi, tetapi juga sebagai fondasi kemandirian bangsa," ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Rabu (12/11).
Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero), Suroso Isnandar, mengungkapkan kalau sektor kelistrikan nasional terus tumbuh hingga 3 juta pelanggan per tahun. Sehingga, ia menilai sektor ini perlu terus didukung agar dapat menyukseskan agenda-agenda utama pemerintah.
Lebih lanjut, Suroso menyampaikan bahwa pemerintah terus berkomitmen memperkuat ekosistem energi baru terbarukan (EBT) di tanah air. Peta jalan telah ditetapkan dalam Rencana Usaha penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 di mana penambahan kapasitas pembangkit nasional akan didominasi oleh EBT.
"RUPTL kita ini kalau kita jalankan akan menyerap 1,7 juta tenaga kerja green jobs yang sebagian besar kita belum pernah punya tenaga ahli di bidangnya. 1,7 juta tenaga kerja ini setara dengan hampir pertumbuhan ekonomi 1%," jelasnya.
Sekretaris Jenderal MKI sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Electricity Connect 2025, Arsyadany G. Akmalaputri menanggapi, tema Electricity Connect 2025 “Strengthening Energy Resilience, Powering Sovereignty” telah mencerminkan komitmen MKI untuk mendukung sektor kelistrikan membangun ketahanan energi yang menjadi pondasi kedaulatan nasional.
Sejalan dengan ini, Electricity Connect 2025 dirancang sebagai platform untuk para pemangku kepentingan kelistrikan menjalin dialog, kolaborasi dan inovasi. Arsyadany menargetkan, tak kurang dari 100 exhibitor dari perusahaan energi domestik maupun multinasional akan duduk bersama dengan lembaga pemerintah dan global, NGO, lembaga riset, universitas hingga organisasi masyarakat yang terkait dalam ekosistem energi.
"Dengan komposisi ini, Electricity Connect 2025 nanti akan menjadi tempat yang tepat untuk menyamakan arah, untuk berbagi solusi, dan juga menjalin kerjasama yang berdampak bagi ketahanan dan kedaulatan energi Indonesia," tukas Arsyadany. (H-2)
PT PLN memanfaatkan crane sebagai tower darurat pada jaringan transmisi 150 kilovolt (kV) Pangkalan Brandan-Langsa guna mempercepat pemulihan pasokan listrik Aceh.
BNPB menyatakan kondisi di sejumlah wilayah yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra masih bersifat dinamis.
PT PLN (Persero) menyatakan telah memulihkan 100% sistem kelistrikan yang terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatra Utara (Sumut).
Saat ini, regulator menuntut hasil yang terukur dan berintegritas, termasuk kebutuhan akan dampak iklim yang nyata.
dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjalin kemitraan untuk mendorong peningkatan keselamatan kelistrikan secara nasional.
Pameran ini bertujuan untuk memperlihatkan bagaimana titik awal pergerakan kebangsaan dimulai dari Kota Bandung
Meningkatnya minat masyarakat Indonesia untuk berlibur ke Australia mendorong hadirnya pameran wisata yang menawarkan beragam kemudahan, promo menarik, dan inspirasi perjalanan.
Di tengah dinamika dan ketidakpastian industri, kolaborasi dengan mitra global menjadi faktor krusial dalam memperkuat daya saing industri garmen dan tekstil.
FHTB 2026 hadir kembali di BNDCC Bali pada 28-30 April 2026. Menampilkan 200+ perusahaan global, kompetisi kuliner, dan tren pariwisata berkelanjutan.
ARCH:ID kembali hadir sebagai salah satu agenda paling dinantikan oleh pelaku industri arsitektur, interior hingga material bangunan di Indonesia.
Seluruh karya diseleksi melalui proses kuratorial yang cermat oleh dewan juri yang terdiri dari Wiyu Wahono (kolektor seni), Heri Pemad (Founder ArtJog) dan Angga Aditya (CEO Grey Art Gallery).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved