Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INDUSTRI alat bantu angkat dan manufaktur terus menunjukkan peran penting dalam menopang pertumbuhan ekonomi global. Sektor ini bukan hanya menjadi tulang punggung pembangunan infrastruktur, tetapi juga mencerminkan kemajuan teknologi dan efisiensi produksi di berbagai negara. Di Indonesia, perkembangan industri manufaktur alat bantu angkat bergerak seiring meningkatnya kebutuhan proyek konstruksi, pertambangan, serta transportasi logistik.
Selama beberapa tahun terakhir, tren global menunjukkan adanya pergeseran menuju efisiensi energi dan digitalisasi sistem kerja. Produsen alat bantu angkat kini tak hanya menonjolkan kekuatan dan daya tahan mesin, tetapi juga kemampuan integrasi teknologi seperti sistem pemantauan jarak jauh dan otomasi.
Transformasi ini menjadi bagian dari upaya global untuk menekan biaya operasional serta meningkatkan keselamatan kerja di lapangan. Meski demikian, tantangan yang dihadapi industri ini tidak ringan. Fluktuasi harga bahan baku, ketergantungan pada impor komponen, hingga kebutuhan tenaga kerja terampil menjadi persoalan yang perlu ditangani bersama.
Pemerintah dan pelaku industri di Indonesia berupaya mendorong kolaborasi antara manufaktur lokal dan mitra internasional untuk menciptakan produk dengan standar global. Salah satu momentum penting yang menegaskan arah tersebut terlihat pada gelaran Canton Fair ke-138 di Guangzhou, Tiongkok, yang berlangsung pada 15-19 Oktober 2025.
Pameran dagang terbesar di dunia tersebut menjadi ajang bagi berbagai brand global memperkenalkan produk unggulan dan menjalin kerja sama lintas negara. Dalam acara tersebut, TOYO-INTL menampilkan rangkaian inovasi terkini di bidang lifting equipment, mencerminkan kemajuan teknologi manufaktur alat bantu angkat.
Sebagai bagian dari ekosistem global itu, PT Sumber Mega Jaya turut hadir mewakili Indonesia. Perusahaan ini telah menjadi Exclusive Authorized Distributor TOYO-INTL di Indonesia sejak 2014. Kehadiran mereka di Canton Fair menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi Indonesia di rantai pasok industri alat bantu angkat dunia.
"Partisipasi kami bukan hanya untuk memperkenalkan produk, tapi juga membangun jembatan kolaborasi antarnegara,” ujar Junaidy
Chairman PT Sumber Mega Jaya Halim dalam keterangan resmi. Selain memperluas jaringan bisnis, partisipasi ini juga menjadi ajang untuk memperkenalkan teknologi lifting equipment terbaru kepada pasar Indonesia. CEO PT Sumber Mega Jaya, Djohan Halim, menegaskan pentingnya membangun hubungan jangka panjang dengan mitra global.
“Kami ingin menghadirkan solusi yang tak hanya efisien, tetapi juga sesuai dengan standar keselamatan internasional,” ungkapnya.
Melalui booth TOYO-INTL, PT Sumber Mega Jaya menampilkan berbagai inovasi produk dan demonstrasi penggunaan alat bantu angkat modern. Pameran ini juga menjadi sarana berbagi pengetahuan tentang praktik industri terbaik, termasuk pengenalan konsep keberlanjutan dalam desain alat bantu angkat.
“Inovasi yang kami bawa menegaskan komitmen untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di sektor industri,” tambahnya.
Kehadiran PT Sumber Mega Jaya di Canton Fair 138th sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia dalam ekosistem manufaktur global. Melalui kemitraan jangka panjang dengan TOYO-INTL, perusahaan ini berupaya memperluas akses terhadap teknologi kelas dunia dan mempercepat modernisasi industri alat bantu angkat nasional. Langkah tersebut diharapkan menjadi pendorong bagi peningkatan daya saing produk manufaktur Indonesia di kancah internasional. (E-4)
Pameran ini bertujuan untuk memperlihatkan bagaimana titik awal pergerakan kebangsaan dimulai dari Kota Bandung
Meningkatnya minat masyarakat Indonesia untuk berlibur ke Australia mendorong hadirnya pameran wisata yang menawarkan beragam kemudahan, promo menarik, dan inspirasi perjalanan.
Di tengah dinamika dan ketidakpastian industri, kolaborasi dengan mitra global menjadi faktor krusial dalam memperkuat daya saing industri garmen dan tekstil.
FHTB 2026 hadir kembali di BNDCC Bali pada 28-30 April 2026. Menampilkan 200+ perusahaan global, kompetisi kuliner, dan tren pariwisata berkelanjutan.
ARCH:ID kembali hadir sebagai salah satu agenda paling dinantikan oleh pelaku industri arsitektur, interior hingga material bangunan di Indonesia.
Seluruh karya diseleksi melalui proses kuratorial yang cermat oleh dewan juri yang terdiri dari Wiyu Wahono (kolektor seni), Heri Pemad (Founder ArtJog) dan Angga Aditya (CEO Grey Art Gallery).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved