Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) bersama Majelis Pendayagunaan Wakaf Pimpinan Pusat Muhammadiyah (MPW PP Muhammadiyah) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas literasi keuangan syariah di Indonesia. Melalui program edukasi bertajuk Perencanaan Keuangan Keluarga Berbasis Syariah: Solusi Proteksi dan Investasi untuk Masa Depan Perempuan, Prudential Syariah menghadirkan edukasi keuangan syariah yang dikemas menarik sekaligus relevan dengan kebutuhan perempuan Indonesia masa kini.
Acara yang digelar di Gedung PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, ini diikuti lebih dari 200 peserta yang tergabung dalam Aisyiyah (organisasi perempuan Muhammadiyah), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya keterlibatan dalam sesi literasi keuangan, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga kelas kecantikan, sebagai simbol investasi berkelanjutan untuk masa depan perempuan, bukan hanya secara finansial tetapi juga kesehatan dan kesejahteraan diri.
Kemitraan ini menjadi kelanjutan dari kolaborasi strategis Prudential Syariah dengan PP Muhammadiyah, salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, untuk mendukung Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) yang digagas Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Fokus utama kolaborasi ini adalah untuk memberdayakan perempuan agar lebih melek keuangan syariah sekaligus memiliki akses perlindungan finansial yang inklusif.
Peran perempuan sebagai penggerak ekonomi bangsa tak bisa dipandang sebelah mata. Data Kementerian Koperasi dan UKM (2024) menunjukkan, jumlah UMKM di Indonesia mencapai 64,2 juta dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 61,07%. Dari jumlah itu, lebih dari 64% dikelola oleh perempuan, yang artinya sekitar 41 juta pelaku usaha perempuan telah berperan aktif dalam menggerakkan ekonomi nasional.
Namun, hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) OJK 2025 masih mengungkap adanya kesenjangan: literasi keuangan perempuan (65,58%) lebih rendah dibanding laki-laki (67,32%). Kondisi serupa terlihat pada inklusi keuangan syariah yang baru mencapai 43,42% untuk literasi dan 13,41% untuk inklusi, jauh di bawah keuangan konvensional.
“Perempuan, terutama ibu, memiliki peran mulia dalam memajukan perekonomian bangsa yang dimulai dari keluarga. Bersama MPW PP Muhammadiyah, kami ingin memastikan perempuan Indonesia mendapat bekal literasi dan akses keuangan, khususnya berbasis syariah secara memadai. Kami ingin memastikan perempuan Indonesia mendapatkan akses yang setara untuk berperan aktif dalam pertumbuhan ekonomi syariah nasional,” ujar Nurofiq dari Islamic Organization Partnership Prudential Syariah.
Dengan serangkaian langkah ini, Prudential Syariah berharap dapat menjangkau lebih banyak keluarga Indonesia melalui solusi asuransi syariah yang inklusif. Lebih jauh, inisiatif ini diharapkan mampu menjadikan perempuan sebagai motor utama penggerak pertumbuhan ekonomi syariah di tanah air. (E-3)
PT Asuransi Tri Pakarta secara resmi mengumumkan peresmian Unit Usaha Syariah menjadi entitas tersendiri dengan nama PT Asuransi Tri Pakarta Syariah.
RENCANA Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 membuka momentum bagi keuangan syariah untuk naik kelas
Kepala BPKH Fadlul Imansyah menilai desain kelembagaan BPKH sudah tepat, namun perlu penguatan koordinasi teknis dan harmonisasi regulasi dalam RUU Pengelolaan Keuangan Haji.
Pada 23 Januari 2026, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) secara administratif telah menyandang status sebagai perusahaan Persero.
Total aset keuangan syariah diperkirakan naik dari Rp3.158 triliun pada 2025 menjadi sekitar Rp3.508 triliun pada 2026.
HMJ Perbankan Syariah UIN Alauddin Makassar gelar seminar internasional bertema sinergi pemangku kepentingan untuk memperkuat ekonomi syariah yang tangguh dan berkelanjutan.
Haedar Nashir berpesan agar UMSU di bawah kepemimpinan yang baru dapat menjalankan Catur Dharma Perguruan Tinggi dengan sebaik mungkin.
Semenjak gencatan senjata, tidak perubahan yang terjadi di Gaza, bahkan pembunuhan oleh tentara Israel masih berlanjut
KETUA PP Muhammadiyah sekaligus Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Haji, Muhadjir Effendy menyatakan belum mendalami skema soal wacana pemerintah mengenai war tiket haji.
Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), H. Budi Setiawan, S.T., menegaskan bantuan bagi korban bencana harus disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi yang tepat.
KETUA Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan bahwa gelar akademik tidak secara otomatis menjadikan seseorang sebagai intelektual sejati.
Tantangan masa depan, baik di level lokal, nasional, maupun global, membutuhkan pemikiran yang tajam serta relevan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved