Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN kimia konstruksi asal Indonesia, Ultrachem, resmi memperluas cakupan bisnisnya dengan meluncurkan lini produk ritel perdana dalam gelaran IndoBuildTech Expo 2025 yang digelar di ICE BSD City, tanggal 2 hingga 6 Juli 2025 lalu.
Menurut Business Development dari Ultrachem, Lukita Adinegoro, selama ini perusahaannya lebih dikenal sebagai mitra penyedia solusi konstruksi berskala besar. Namun dalam ajang pameran tersebut, Ultrachem memperkenalkan serangkaian produk ritel yang menyasar konsumen individu, kontraktor rumahan, hingga pecinta proyek DIY (do-it-yourself). Produk-produk tersebut meliputi waterproofing instan, mortar siap pakai, serta bahan perbaikan rumah tangga.
“Kami ingin mengubah persepsi bahwa bahan kimia konstruksi itu rumit dan hanya untuk proyek skala besar. Lewat pameran ini, kami membuktikan bahwa siapa pun bisa mengakses solusi yang praktis, aman, dan berkualitas tinggi,” ujar Lukita, Selasa (15/7)
Didirikan pada tahun 2000, Ultrachem telah berkiprah selama lebih dari 25 tahun di industri konstruksi nasional. Portofolionya mencakup berbagai proyek besar seperti pembangunan infrastruktur, kawasan industri dan komersial, serta residensial.
Langkah ekspansi ke segmen ritel ini merupakan tonggak baru yang mempertegas komitmen perusahaan dalam menjangkau pasar yang lebih luas. Upaya ini pun membuahkan hasil manis: Ultrachem berhasil meraih Juara 2 kategori Best Booth – Small Category dalam ajang Indo Build Tech 2025.
“Prestasi ini menegaskan kekuatan brand kami dalam hal inovasi serta strategi komunikasi visual yang efektif,” tambah Lukita.
Dengan mengusung tema “Inovasi Lokal, Solusi Global”, Ultrachem menghadirkan konsep booth yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga sarat informasi. Pengunjung diajak berinteraksi langsung melalui demo produk, mock-up aplikasi di lapangan, serta sesi konsultasi bersama tim teknis dan sales. Pendekatan ini menjadi salah satu alasan mengapa booth mereka menarik perhatian dewan juri.Roadmap Ekspansi Retail
Retail Sales Manager Ultrachem, M. Wirawan Budiwidiyanto, menambahkan bahwa keikutsertaan dalam pameran ini menjadi langkah awal dalam perjalanan mereka memasuki ekosistem distribusi ritel yang lebih luas — mencakup distributor, e-commerce, hingga toko bahan bangunan modern.
“Bagi kami, inovasi tidak hanya menyangkut produk, tapi juga cara menjangkau dan membangun koneksi dengan konsumen akhir. Ini adalah awal dari komitmen jangka panjang kami di pasar retail,” tutup Wirawan. (Z-10)
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menegaskan bahwa perlindungan konsumen di Indonesia masih menghadapi persoalan mendasar yang bersifat struktural.
Riset terbaru mengungkap 74,6% konsumen Indonesia menggunakan AI untuk cari produk. Simak fenomena Silver Surfer Paradox dan dampaknya bagi bisnis.
Pakar IPB Prof Megawati Simanjuntak menyoroti kasus donasi autodebit yang merugikan konsumen. Simak tips donasi aman dan aspek hukumnya di sini.
Praktisi komunikasi Andre Donas membedah mengapa reputasi Aqua tetap kokoh meski dihantam berbagai isu negatif. Simak analisis psikologi konsumen dan kekuatan brand trust di sini.
SUVEI Konsumen yang dilakukan Bank Indonesia (BI) pada Februari 2026 menunjukkan keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional tetap kuat di tengah isu naiknya harga minyak dunia.
Samyang Foods Indonesia mengumumkan penyesuaian harga pasokan ritel tahap kedua. Ini dilakukan untuk meningkatkan keterjangkauan dan memperluas akses konsumen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved