Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (6/8) sore ditutup menguat dipimpin oleh saham-saham sektor infrastruktur. IHSG ditutup menguat 69,56 poin atau 0,99% ke posisi 7.129,20.
Kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 8,47 poin atau 0,95% ke posisi 899,18. "IHSG dan bursa regional Asia rebound dari sebelumnya mengalami koreksi yang dalam," sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Selasa.
Rebound tersebut tampaknya dipengaruhi oleh perkembangan seputar spekulasi pasar sehubungan dengan The Fed yang kemungkinan besar segera melakukan pemangkasan suku bunga akibat perlambatan ekonomi Amerika Serikat (AS). Sikap pasar tersebut dilatarbelakangi dari pernyataan Presiden The Fed San Francisco Mary Daly yang mengatakan bahwa The Fed terbuka untuk memangkas suku bunga acuan apabila perlu dan menekankan perlunya pendekatan proaktif terhadap kebijakan. Hal tersebut suatu harapan bagi pasar sebagai upaya The Fed untuk menghindari kemungkinan resesi AS.
Baca juga : Infrastruktur Tekan IHSG hingga 113,39 Poin
Di sisi lain, kecemasan perang di Timur Tengah sedikit menurun. Pasar memiliki pandangan ada upaya dari negara-negara tersebut untuk menahan konflik yang meluas.
Pandangan tersebut didasarkan oleh sikap pemerintah Iran yang menghindari konflik semakin meluas. Ini merujuk pernyataan juru bicara kementerian luar negeri Iran bahwa Iran tidak ingin meningkatkan ketegangan regional. Namun, Iran meyakini perlu menghukum Israel untuk mencegah ketidakstabilan lebih lanjut.
Dari dalam negeri, pertumbuhan ekonomi berada pada level 5,05% year on year (yoy) pada kuartal II 2024 atau lebih tinggi dibandingkan ekspektasi yang hanya sebesar 5% (yoy). Ini menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang solid, sehingga memberikan katalis positif dan meningkatkan kepercayaan pelaku pasar.
Baca juga : IHSG Dibuka Naik Dekati 7.300 Lagi
Hal tersebut juga memberikan indikasi bahwa ekonomi dalam negeri tetap kuat dan resilien didukung oleh kuatnya permintaan domestik, konsumsi, dan investasi di tengah pertumbuhan ekonomi global yang diperkirakan masih dibayangi terkontraksi.
Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor menguat dipimpin infrastruktur sebesar 1,61% diikuti energi dan barang konsumen nonprimer masing-masing 1,28% dan 1,13%. Sedangkan dua sektor turun yaitu industri turun paling dalam minus 0,06% diikuti teknologi sebesar 0,06%.
Baca juga : IHSG Melemah saat Optimisme Suku Bunga The Fed Dipangkas
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu DART, HELI, BSBK, MSKY, dan KPIG. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni AIMS, MREI, GOLD, SONA, dan ERTX.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 936.887 kali transaksi. Saham yang diperdagangkan sebanyak 12,89 miliar lembar senilai Rp9,13 triliun. Harga 370 saham naik, 208 saham menurun, dan 206 tidak bergerak.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 3,217,09 poin atau 10,23% ke 34,675,50; indeks Hang Seng melemah 51,01 poin atau 0,31% ke 16.647,33; indeks Shanghai menguat 6,58 poin atau 0,23% ke 2.867,28; dan indeks Strait Times melemah 45,22 poin atau 1,39% ke 3.198,43. (Ant/Z-2)
IHSG hari ini dibuka menguat 0,34% ke posisi 7.096,61 pada sesi pembukaan Rabu (29/4). Indeks LQ45 juga terpantau naik ke level 684,88.
IHSG Selasa (28/4) pagi dibuka menguat 0,31% ke posisi 7.128,47. Simak analisis pergerakan pasar modal dan indeks LQ45 selengkapnya di sini.
IHSG Senin (27/4) pagi dibuka menguat 0,41% ke level 7.158,51. Simak analisis pergerakan pasar modal dan performa indeks LQ45 selengkapnya di sini.
IHSG diprediksi bergerak mendatar pekan ini (27-30 April 2026). Simak analisis Phintraco Sekuritas terkait dampak kebijakan The Fed, ECB, hingga BoJ.
Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pekan ini terlihat begitu babak belur. Indeks menunjukkan pelemahan signifikan sebesar 6,61%.
IHSG hari ini Kamis (23/4/2026) melemah 0,69% ke level 7.489,82. Simak analisis sentimen global, harga minyak, dan dampaknya terhadap pasar modal Indonesia.
IHSG Bursa Efek Indonesia ditutup menguat 0,41% ke level 7.101,23 pada Rabu (29/4/2026) berkat aksi bargain hunting dan sentimen global.
IHSG ditutup melemah 0,48% ke level 7.072,39 pada Selasa (28/4/2026) akibat ketidakpastian konflik AS-Iran dan penantian hasil rapat FOMC The Fed.
MSCI tunda rebalancing indeks Indonesia ke Juni 2026. Simak analisis dampak potensi outflow dana asing dan urgensi reformasi struktural BEI.
IHSG hari ini anjlok ke level 7.129,49 dipicu ketegangan di Selat Hormuz dan penurunan outlook empat bank besar oleh Fitch Ratings
IHSG dibuka melemah tipis ke 7.378 pada Jumat (24/4). Simak analisis dampak harga minyak global dan pelemahan Rupiah terhadap laju bursa hari ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved