Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTUMBUHAN ekonomi Indonesia kuartal I 2024 yang sebesar 5,11% menjadi basis baik untuk pertumbuhan Indonesia 2024. Angka ini lebih tinggi dibandingkan kuartal I 2023 yang sebesar 5,03%.
"5,11% itu angka yang cukup tinggi. Itu menjadi basis baik untuk pertumbuhan Indonesia 2024," kata Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara ditemui di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/5).
Dia tidak menampik tingginya pertumbuhan ekonomi kuartal I 2024 dikontribusi besar salah satunya dari momentum Pemilu yang mendorong konsumsi rumah tangga. "Kita ingin di atas 5% untuk konsumsi rumah tangganya," kata Suahasil.
Baca juga : Butuh 0,25% untuk Capai Target Pertumbuhan 5,3% di 2023
Dia meyakini pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tetap terjaga pads kuartal-kuartal selanjutnya. Hal ini mengingat insentif pemerintah yang terus berjalan seperti insentif pembebasan pajak pertambahan nilai (PPN) ditanggung pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah dan bantuan biaya administrasi.
"Semoga bisa mendorong konstruksi dan mendorong investasi di kuartal-kuartal mendatang," kata Suahasil. Angka pertumbuhan ekonomi kuartal I 2024, menurutnya, menjadi basis yang baru, tetapi pemerintah ingin ekonomi tumbuh lebih tinggi lagi.
Untuk target pertumbuhan ekonomi 2025 yang tercantum di dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP), Suahasil mengatakan baru akan mulai dibahas pembicaraan pendahuluannya pada Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) dan pada pembicaraan di RAPBN 2025. Beberapa tantangan dunia di 2025 dan tahun-tahun mendatang seperti tingkat suku bunga dan harga minyak dunia, disampaikan Suahasil bahwa beberapa variabel itu sangat memengaruhi biaya belanja fiskal Indonesia, sehingga akan memengaruhi APBN.
"Jadi tentang biaya harga minyak pasti mempengaruhi subsidi dan kompensasi kita. Sedangkan tentang tingkat suku bunga itu akan memengaruhi gerak ekonomi secara keseluruhan dan nilai tukar kurs sebenarnya juga memengaruhi," kata Suahasil.
Kementerian Keuangan akan terus memonitor pergerakan dinamika ekonomi global dan dampaknya ke Indonesia juga efeknya ke APBN. "Tiap bulan kami selalu paparkan pergerakan APBN, suku bunga, dan kurs-kurs seperti apa. Nanti kelihatan di sana. Nanti tentu kami akan mulai berbicara pendahuluan RAPBN 2025 pada Mei sekitar tanggal 20-an," kata Suahasil. (Z-2)
BNPP mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai laboratorium belajar lapangan di perbatasan
Program ini juga memberikan pelatihan menyeluruh, mulai dari administrasi bank sampah, sistem pencatatan tabungan, hingga keterampilan daur ulang sampah.
Ia mengaku sempat terkejut dengan pernyataan tersebut, namun menilai hal itu sebagai sinyal positif terhadap kepercayaan global pada ekonomi Indonesia.
Langkah tersebut sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam pengembangan AI nasional yang mengusung prinsip AI for Many.
Perayaan HUT Ke-27 Kabupaten Lampung Timur dimeriahkan 1.001 UMKM dan artis nasional. Bupati Ela Siti Nuryamah fokus pada penguatan ekonomi kerakyatan.
Subsidi harus tepat sasaran dan tidak dinikmati oleh kelompok masyarakat mampu.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved