Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GRUP perusahaan pembiayaan dan teknologi informasi anak usaha Astra, Astra Credit Companies (ACC), aktif membantu pertumbuhan dan perkembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) milik penyandang disabilitas. ACC membantu permodalan UMKM disabilitas ini dengan konsep ‘Dana Bergulir’.
Dana bergulir merupakan dana yang dipinjamkan sebagai modal usaha bagi UMKM disabilitas selama jangka waktu 6 bulan yang kemudian akan digulirkan untuk disalurkan kepada UMKM disabilitas lainnya.
Sejak diluncurkan, Program Dana Bergulir untuk UMKM Disabilitas ACC ini sudah membantu sebanyak 26 UMKM Disabilitas dari berbagai jenis usaha seperti kuliner, penjahit rumahan, warung sembako dan lainnya.
Baca juga : Peduli UMKM dan Penyandang Disabilitas, Peruri Gelar Pelatihan
ACC kembali menjalankan program Dana Bergulir untuk UMKM Disabilitas. Bantuan dana bergulir ini secara simbolis diserahkan oleh Branch Manager ACC Bogor Khevin Martinier didampingi oleh Customer Retention & Service Head Eddy Rahmat dan AR Management Head Edwin Issitaga di Rave Coffee & Kitchen, Bogor, pada Kamis (29/2).
Branch Manager ACC Bogor Khevin Martinier mengatakan bahwa sejalan dengan misi 'to Promote Credit for A Better Living', ACC membantu memberikan modal usaha tanpa bunga untuk UMKM disabilitas yang sering terkendala dalam mengakses fasilitas modal usaha.
“Dengan program Dana Bergulir ini diharapkan UMKM disabilitas dapat bertumbuh dan berkembang dengan lebih baik,” ujar Khevin.
Selain memberikan pinjaman modal usaha tanpa bunga, ACC juga memberikan pelatihan yang dibutuhkan UMKM disabilitas untuk mengembangkan usahanya. Pelatihan yang diberikan oleh ACC meliputi workshop pembuatan Nomor Izin Berusaha (NIB) dan pembuatan sertifikasi halal.
Dalam Program Dana Bergulir untuk UMKM Disabilitas ini ACC bekerja sama dengan Yayasan Difable Action Indonesia yang menaungi 8.000 penyandang disabilitas di Kota Bogor. (RO/S-3)
Pada Trade Expo Indonesia 2025, UMKM Bontang berhasil mencatatkan 20 kontrak dagang dan 1 nota kesepahaman (MoU) dengan buyer internasional.
Banyak di antara peserta merupakan generasi kedua pelaku usaha yang kini menghadapi berbagai tantangan baru.
Program ini juga memberikan pelatihan menyeluruh, mulai dari administrasi bank sampah, sistem pencatatan tabungan, hingga keterampilan daur ulang sampah.
TRANSFORMASI digital UMKM kian bergerak ke arah model “website-first”.
Kesenjangan pendanaan UMKM di Indonesia diproyeksikan mencapai Rp2.400 triliun. Amartha hadirkan solusi pembiayaan inklusif untuk tingkatkan pendapatan pelaku usaha.
Adhitya mengatakan sebagai wujud konkret semangat gotong-royong, MitMe Fest 2026 mendapat dukungan penuh dari mitra strategis lintas sektor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved