Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pertamina (Persero) akan meluncurkan produk baru campuran bahan bakar nabati (BBN) bioetanol 5% atau E5 ke dalam bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di bulan ini. Bioetanol merupakan campuran etanol berbasis tebu.
Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengungkapkan dengan peluncuran produk tersebut menjadi bagian dari upaya transisi energi dalam mengurangi ketergantungan pemakaian bahan bakar fosil.
"Kita mau launching produk baru, yaitu bioetanol. Jadi, pertamax dicampur dengan etanol," kata Nicke di Graha Pertamina, Jakarta, Selasa (6/6).
Baca juga : Resmi, Harga BBM Pertamax dan Dex Series Turun
Ia menjanjikan dengan penggunaan produk tebu secara tetes atau molases yang diolah menjadi etanol, tidak mengganggu produksi tebu dalam negeri. Dalam peluncuran produk bioetanol dengan pertamax akan dilakukan secara pilot project atau percontohan.
Baca juga : Merek dan Tipe Mobil bagi Keluarga Muda serta Harga Bekasnya
"Etanolnya itu dari molases tebu, nanti rebutan enggak dengan pabrik gula? enggak. Ini karena cuma tetes tebu saja. Sedangkan, potensi (produksi) tebu kita besar," ucap Nicke.
Sebelumnya, pemerintah telah melakukan uji coba pencampuran etanol 5% ke dalam BBM jenis pertalite di lahan milik PT Perkebunan Nusantara atau PTPN di Surabaya, Jawa Timur (Jatim).
Nicke berharap dengan pemanfaatan pencampuran bioetanol ke berbagai bahan bakar minyak dapat menjadi solusi untuk mewujudkan ketahanan energi nasional. (Z-8)
Direktur CELIOS menilai rencana kenaikan harga Pertamax 92 tepat untuk kurangi beban APBN, namun ingatkan risiko migrasi konsumsi ke Pertalite.
Pakar ITB ingatkan risiko mesin rusak dan biaya perbaikan belasan juta rupiah akibat mencampur atau menurunkan oktan BBM saat harga naik.
Pakar otomotif ITB ingatkan risiko penurunan performa hingga kerusakan mesin jika nekat pakai BBM oktan rendah demi hemat biaya.
KENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi diperkirakan tidak akan memberikan tekanan besar terhadap laju inflasi nasional.
ISU mengenai harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax akan naik Rp17.850 per liter pada April 2026 dipastikan hoaks atau tidak benar
Baron menyampaikan prioritas utama Pertamina saat ini adalah menyediakan energi dan mengoptimalkan rantai pasok untuk menyalurkan energi ke seluruh pelosok negeri.
Kementerian Pertanian (Kementan) terus mempercepat upaya swasembada gula nasional melalui penguatan pengembangan tebu rakyat.
Potensi tersebut menjadi salah satu kekuatan Indonesia dalam menghadapi situasi dunia yang penuh ketidakpastian dan krisis.
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Pemerintah meningkatkan produktivitas tebu lewat pengadaan bibit yang disebut mampu menyerap 1,6 juta tenaga kerja.
Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan terus memperkuat upaya strategis untuk meningkatkan produksi gula nasional.
Amran menjelaskan, kadar rendemen tebu menjadi kunci peningkatan produktivitas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved