Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada Fahmy Radhi menilai kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) batu bara perlu untuk dipertahankan. Sebab, itu bakal mempengaruhi tarif listrik yang dikeluarkan oleh PT PLN.
"DMO merupakan intervensi pemerintah untuk melindungi rakyat dari membumbungnya kenaikan tarif listrik. Kalau PLN harus membayar harga batu bara sesuai harga pasar sudah pasti akan meningkatkan harga pokok penyediaan (HPP) listrik," ujarnya melalui keterangan tertulis, Rabu (15/2).
Dengan kenaikan HPP listrik, lanjutnya,akan membebani rakyat sebagai konsumen. Opsi lainnya ialah PLN tak melakukan penaikan tarif, namun pemerintah harus menaikkan dana kompensasi kepada PLN lantaran harus menjual setrum di bawah harga keekonomian.
"Intervensi pemerintah melalui DMO sesungguhnya merupakan amanah UUD 1945 yang mengoptimalkan batu bara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, sehingga DMO batubara harus tetap dipertahankan," jelas Fahmy.
Baca juga: Proses Terbentuknya Batu Bara, Jenis-jenis, dan Manfaatnya
Diketahui, dampak perang Rusia-Ukraina pada harga batu bara mulai melemah seiring beberapa negara produsen batu bara, utamanya Tiongkok dan India, mulai meningkatkan produksinya sehingga harga batu bara diperkirakan mengalami koreksi pada 2023.
Di tengah penurunan harga batu bara dunia tersebut, kata Fahmy, Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) menetapkan Harga Batubara Acuan (HBA) pada Januari 2023 turun menjadi US$305,21 per ton dan pada Februari 2023 HBA kembali diturunkan menjadi US$277,05 per ton.
"Dengan harga batu bara yang masih bertengger tinggi, pengusaha batu bara tentunya akan memprioritaskan untuk mengekspor produksi batu bara," terangnya.
Baca juga: Asosiasi Tambang Dukung Kebijakan Baru Pungutan Ekspor Batu Bara
Adapun ketentuan DMO mewajibkan bagi pengusaha batubara untuk memasok 25% dari total produksinya dengan harga US$70 per ton. Sedangkan permintaan batu bara dari sektor kelistrikan diproyeksikan naik signifikan sepanjang 2023 menjadi 161,15 juta ton dari 115 juta ton pada 2022.
"Memang jauh lebih menguntungkan bagi pengusaha batu bara untuk melakukan ekspor dengan harga pasar batubara saat ini sebesar US$277,05 per ton ketimbang memasok batubara ke PLN dengan harga US$70 per ton," kata Fahmy.
"Berapa pun harga batu bara di pasar dunia, pengusaha batu bara harus tetap patuh memasok kebutuhan batu bara bagi PLN sesuai dengan DMO. Dengan demikian, krisis batu bara, yang berpotensi pemadaman listrik beberapa waktu lalu, tidak terjadi lagi," pungkasnya. (OL-17)
Prestasi ini mencerminkan pengakuan pada kapabilitas perusahaan dalam menghadirkan inovasi yang berfokus pada keselamatan (safety) dan keandalan (reliability) sistem kelistrikan.
BBM masih menyumbang sekitar 30% dalam bauran energi nasional, sehingga sangat rentan terhadap gejolak geopolitik dan fluktuasi harga dunia.
Begitu juga yang lainnya, seperti konversi sepeda motor, baik menuju bahan bakar gas, khususnya CNG atau pun listrik.
Fokus utama pemerintah adalah mengubah tumpukan sampah yang selama ini menjadi beban lingkungan menjadi sumber energi alternatif, khususnya listrik.
PLN telah menyediakan 4.769 unit stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang tersebar di 3.078 titik di seluruh Indonesia.
Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, PLN memastikan kesiapan pasokan listrik di berbagai objek vital.
Anggota Komisi XI DPR Amin Ak peringatkan potensi kebocoran ekspor batu bara US$20 miliar akibat mis-invoicing yang rugikan APBN hingga Rp85 triliun.
NEXT Indonesia Center menyampaikan hasil riset dugaan praktik misinvoicing atau selisih pencatatan kepabeanan dalam kegiatan ekspor batu bara.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menetapkan harga batu bara acuan (HBA) periode kedua April 2026 naik.
DPR dorong penggunaan rupiah dalam transaksi pembelian batu bara untuk kebutuhan pembangkit listrik nasional melalui skema Domestic Market Obligation (DMO).
Pemerintah Jepang memutuskan tidak memberlakukan pembatasan terhadap pembangkit listrik tenaga batu bara yang kurang efisien pada 2026.
Harga batu bara acuan periode I April 2026 turun ke 99,87 dolar AS per ton (Rp1,69 juta). Tekanan pasar global berlanjut, meski ESDM membuka opsi relaksasi produksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved