Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI perusahaan penjual Kunci dan Perlengkapan Pintu yang telah 57 tahun berdiri di Indonesia, Kenari Djaja kembali hadir dan menampilkan produk unggulannya di pameran arsitektural ARCH:ID bekerja sama dengan IAI (Ikatan Arsitek Indonesia), di ICE (Indonesia Convention Exhibition) BSD Tangerang Selatan.
Pameran arsitektural ARCH:ID yang digelar 14 hingga 17 Juli itu merupakan selebrasi arsitektur Indonesia berupa konferensi dan pameran arsitektur yang menampilkan berbagai produk serta karya anak bangsa.
“Kami hadir memenuhi permintaan para Arsitek dan Desainer Interior yang telah lama menjalin hubungan dalam menggunakan produk Kenari Djaja pada proyek mereka. Kini banyak produk baru yang bisa dimanfaatkan para professional muda untuk karya arsitektur modern dan menuntut tenknologi canggih,” ujar CEO PT. Kenari Djaja Prima Hendra B Sjarifudin, Kamis (14/7).
Berbeda dari stand yang lain, tambah Hendra B Sjarifudin, konsep stand pameran Kenari Djaja yaitu exhibition space untuk handle klasik modern dari Italia dan Jepang, dengan brand DND, KAWAJUN, ZERMATT, SALICE PAOLO, PASINI ENRICOCASSINA, VALLI&VALLI dan FUSITAL.
Kemudian konsep creative hallway untuk menampilkan koleksi handle KEND terbaru, advance accessories dengan finishing spesial, dan diakhiri oleh smart door lock serta COBURN sliding door system.
Baca juga : Jokowi Apresiasi Kesuksesan Kementerian BUMN Mentransformasikan Sarinah
“Kami juga memamerkan BELLEZZA sebagai produk Kenari Djaja yang mudah sekali ditemukan pada banyak Outlet Modern,” tambah Nadya dari PIC Kenari Djaja yang menjadi penanggung jawab pameran.
Dalam pameran kali ini, Kenari Djaja menawarkan pengunjung menjadi story guide dari produk yang ditampilkan, dan mengajak berpartisipasi dalam games menarik, seperti photo booth contest, unlock the padlock, dan lainnya.
Lalu, disediakan free service on booth bagi Arsitek yang dapat membuat spec secara cepat dengan Offer Simulator di website Kenari Djaja.
Pada kesempatan yang sama, Direktur PT Kenari Djaja Prima Hendry Sjarifudin mengatakan yang menjadi tujuan keikutsertaan Kenari Djaja dalam pameran arsitektural ARCH:ID tersebut yaitu memperkenalkan beragam produk handle yang lagi trend, khususnya kepada para arsitek.
“Di pameran khusus arsitek ini, kita lebih fokus memperkenalkan produk handle yang lagi trend dan juga agar bisa lebih cepat bisa bekerja sama dengan para arsitek,” ujar Hendry Sjarifudin. (RO/OL-7)
LIXIL terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis bagi pelaku industri arsitektur dan desain melalui berbagai inisiatif kolaboratif lintas disiplin.
in-Lite LED hadirkan Paviliun Cahya di ARCH:ID 2026, mengeksplorasi sintesa cahaya, material, dan kearifan lokal dalam desain arsitektur kolaboratif.
ARCH:ID kembali hadir sebagai salah satu agenda paling dinantikan oleh pelaku industri arsitektur, interior hingga material bangunan di Indonesia.
Di tengah perkembangan kota yang semakin cepat, ruang tidak lagi sekadar menjadi wadah aktivitas, tetapi juga membentuk cara manusia berinteraksi.
Arkeolog berhasil mengonfirmasi keberadaan Basilika Vitruvius di bawah pusat kota Fano.
DALAM dunia arsitektur yang sering kali penuh tantangan, kisah Atelier Riri menjadi bukti nyata bahwa mimpi besar bisa dimulai dari ruang kecil.
Pameran arsitektur terbesar di Tanah Air tersebut berlangsung pada 23–26 April 2026 di ICE BSD City.
REI menilai dampak konflik Timur Tengah terhadap harga rumah di Indonesia relatif terbatas. Kenaikan biaya logistik diperkirakan hanya mendorong harga rumah sekitar 3,5%.
PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk hingga kuartal III 2025 membukukan penjualan Rp2,11 triliun atau meningkat 4,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kementerian Perdagangan memproyeksikan potensi pertumbuhan ekspor bahan bangunan dan konstruksi Indonesia ke pasar ASEAN.
GIAS Group, distributor bahan bangunan berkualitas, telah meresmikan GNET Experience Center perdananya di WTC Mangga Dua, Jakarta Utara, pada Jumat (8/8).
Menghadapi tantangan pembangunan di wilayah dengan curah hujan tinggi, seperti Bogor, membutuhkan pemilihan bahan bangunan yang tepat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved