Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Penindakan Bea Cukai Soekarno-Hatta berhasil menggagalkan penyelundupan ekspor binatang hidup berupa kalajengking melalui gudang ekspor PT Pos Indonesia area kargo Bandara Soekarno-Hatta dengan tujuan Korea Selatan.
Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Soekarno-Hatta Zaky Firmansyah menjelaskan, kalajengking tersebut berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur dan akan dikirim ke Korea Selatan melalui jalur ekspor umum pada Jumat (1/7) kemarin.
Baca juga: PT DWB Buka Penawaran Tender Wajib Saham Restoran Lucy in the Sky
Setelah mendapatkan informasi adanya pengiriman tersebut, tim penindakan Bea Cukai Soekarno Hatta melakukan pemeriksaan dan berhasil mengungkap adanya pengiriman kalajengking.
"Kami berhasil menggagalkan penyelundupan ekspor binatang hidup berupa kalajengking seberat 5 kilogram melalui ekspor umum,” kata Zaky, melalui keterangannya, Selasa (5/7).
Setelah itu, petugas melakukan pemeriksaan lebih mendalam dan diketahui bahwa ekspor tersebut menggunakan dokumen EMS internasional dengan pemberitahuan snack atau makanan ringan. Padahal, dalam paket tersebut berisi binatang hidup kalajengking sejumlah 100 ekor dengan kondisi 82 hidup dan 18 mati.
"Dikemas dalam plastik bening dan pipa paralon tanpa dilengkapi izin instansi terkait berupa perizinan SATS-LN (CITES)," katanya.
Kalajengking tersebut telah diserahkan kepada Karantina Hewan Bandara Soekarno Hatta untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku. (OL-6)
Kendaraan di dalam truk kontainer itu, merupakan sebagian dari hasil pembongkaran kasus penyelundupan ribuan kendaraan bermotor ke luar negeri secara ilegal
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonkav 13/SL berhasil menggagalkan penyelundupan 192 botol miras ilegal di Sebatik Barat, Nunukan, Kalimantan Utara.
Kepercayaan penuh yang diberikan Presiden Prabowo kepada Kapolri Listyo Sigit merupakan fondasi yang kuat bagi operasionalisasi agenda anti-penyelundupan.
WN Vietnam ditahan usai penyelundupan 796,34 kg sisik trenggiling di Pelabuhan Merak terungkap. Kasus ini diduga terkait jaringan lintas negara.
BALAI Gakkum Kehutanan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara terus mendalami perkara penyelundupan sisik trenggiling yang diungkap dari kapal asing berbendera Vietnam.
Para tersangka mengaku telah melakukan penyelundupan sebanyak dua kali dengan total volume mencapai 11,2 ton pasir timah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved