Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKIPUN harga bahan bakar minyak (BBM) pertamax naik, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku tidak mengharapkan ada keuntungan yang diambil.
Rencananya penyesuaian harga BBM dengan nilai oktan (RON) 92 itu diterapkan pada bulan depan. Hal ini seiring dengan melonjaknya harga minyak mentah dunia yang meroket di atas US$100 per barel.
"Bukan harap keuntungan. (Penyesuaian harga BBM) agar perusahaan tetap bisa beroperasi," ujar Ahok kepada wartawan, Kamis (31/3).
Dia mengaku kenaikan harga BBM pertamax untuk menutup gap keekonomian penjualan bahan bakar tersebut yang selama ini disubsidi pemerintah dengan menjual di bawah harga pasar.
Dalam keterangan Kementerian ESDM, batas atas harga jual jenis BBM umum RON 92 untuk Maret 2022 sebesar Rp14.526 per liter. Namun, Pertamina masih menjual pertamax di kisaran Rp9 ribuan. Ada gap lima ribuan per liter yang ditanggung perusahaan pelat merah itu.
"Ya benar (untuk menutup gap keekonomian pertamax)," ujarnya.
Baca juga: Diawasi Aparat, Industri Dilarang Beli Solar Subsidi
Pertamina menjanjikan akan menaikkan harga pertamax di bawah harga pasaran tersebut atau tidak menyampai Rp14.526 per liter. Ahok berujar hal ini agar tidak memberatkan beban masyarakat, mengingat bulan suci Ramadan di depan mata.
Sebelumnya, Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerjasama ESDM Agung Pribadi mengatakan, dengan mempertimbangkan harga minyak Maret yang jauh lebih tinggi dibanding Februari, maka harga keekonomian atau batas atas BBM umum RON 92 bulan April 2022 akan lebih tinggi lagi dari Rp. 14.526 per liter, bisa jadi sekitar Rp. 16.000 per liter.
Harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) per 24 Maret 2022 sebesar US$114,55 per barel. Ini naik dibanding ICP rata-rata Februari sebesar US$95,7 per barel.
"Jadi sebagaimana yang telah disampaikan oleh Bapak Menteri ESDM (Arifin Tasrif), kita masih mencermati harga minyak ini, karena kalau berkepanjangan memang bebannya berat juga baik ke APBN, Pertamina dan sektor lainnya," bilangnya dalam keterangan pers beberapa waktu lalu. (OL-4)
Direktur CELIOS menilai rencana kenaikan harga Pertamax 92 tepat untuk kurangi beban APBN, namun ingatkan risiko migrasi konsumsi ke Pertalite.
Pakar ITB ingatkan risiko mesin rusak dan biaya perbaikan belasan juta rupiah akibat mencampur atau menurunkan oktan BBM saat harga naik.
Pakar otomotif ITB ingatkan risiko penurunan performa hingga kerusakan mesin jika nekat pakai BBM oktan rendah demi hemat biaya.
KENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi diperkirakan tidak akan memberikan tekanan besar terhadap laju inflasi nasional.
ISU mengenai harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax akan naik Rp17.850 per liter pada April 2026 dipastikan hoaks atau tidak benar
Baron menyampaikan prioritas utama Pertamina saat ini adalah menyediakan energi dan mengoptimalkan rantai pasok untuk menyalurkan energi ke seluruh pelosok negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved