Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo optimistis ekonomi Indonesia pada kuartal II 2021 akan tumbuh 7%. Menurutnya, kinerja ekonomi pada periode tersebut lebih baik dari kuartal I 2021 yang minus 0,74%.
“Optimistis itu karena ekonomi bergerak membaik. Indeks kepercayaan konsumen dan penjualan ritel tumbuh. Termasuk industri manufaktur terus tumbuh,” pungkas Jokowi, sapaan akrabnya, saat memberikan sambutan dalam Munas Kadin Indonesia VIII di Kendari, Rabu (30/6).
Dalam pemaparannya, Kepala Negara menekankan bahwa indeks penjualan ritel mengalami peningkatan hingga 12,9%. Itu termasuk penggunaan semen juga mengalami penaikan 19,2 persen. “Penjualan kendaraan niaga juga bertumbuh sampai 783%,” imbuhnya.
Baca juga: Serapan Dana PEN Sudah Mencapai Rp237,54 Triliun
Jokowi menilai kenaikan tersebut cukup fantastis. “Oleh karena itu, kita semua masih optimistis ekonomi masih akan tumbuh,” tegas dia.
Eks Gubernur DKI Jakarta mengatakan di tengah pandemi covid-19, Indeks kepercayaan Konsumen (IKK) mengalami peningkatan hingga 104,4% pada Mei 2021. “Dibandingkan Februari 2021 hanya 85%. Ini memperlihatkan bahwa permintaan masyarakat untuk konsumsi mulai membaik,” tutur Presiden.
Baca juga: PPKM Ketat Turunkan Kasus Covid-19 Naikkan Kepercayaan Konsumen
Menyoroti industri manufaktur, lanjut dia, juga mengalami kenaikan. Diketahui, indeks pembelian barang sudah mencapai 55,3% pada Mei 2021. Kenaikan itu bahkan lebih tinggi dari periode sebelum pandemi covid-19.
“Ini pencapaian tertinggi 55,3%. Padahal sebelumn pandemi hanya 51%,” paparnya.
Adapun kinerja ekspor nasional dikatakannya mengalami peningkatan hingga 58%. “Sejalan dengan membaiknya industri manufaktur, impor bahan baku juga naik 79%,” tandas dia.(OL-11)
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menegaskan bahwa perlindungan konsumen di Indonesia masih menghadapi persoalan mendasar yang bersifat struktural.
Riset terbaru mengungkap 74,6% konsumen Indonesia menggunakan AI untuk cari produk. Simak fenomena Silver Surfer Paradox dan dampaknya bagi bisnis.
Pakar IPB Prof Megawati Simanjuntak menyoroti kasus donasi autodebit yang merugikan konsumen. Simak tips donasi aman dan aspek hukumnya di sini.
Praktisi komunikasi Andre Donas membedah mengapa reputasi Aqua tetap kokoh meski dihantam berbagai isu negatif. Simak analisis psikologi konsumen dan kekuatan brand trust di sini.
SUVEI Konsumen yang dilakukan Bank Indonesia (BI) pada Februari 2026 menunjukkan keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional tetap kuat di tengah isu naiknya harga minyak dunia.
Samyang Foods Indonesia mengumumkan penyesuaian harga pasokan ritel tahap kedua. Ini dilakukan untuk meningkatkan keterjangkauan dan memperluas akses konsumen.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved