Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Perhubungan menargetkan dapat menyerap 646 tenaga kerja dari program padat karya sektor kereta api (KA) di wilayah Jawa Barat pada tahun ini. Total biaya upah yang disediakan kementerian tersebut sebesar Rp13,8 miliar.
"Di masa pandemi ini, banyak saudara kita yang kurang beruntung dan tidak mudah mendapatkan pekerjaan. Sehingga saya minta program padat karya ini dilakukan secara continue, jangan cuma sekali," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangannya, usai meninjau program padat karya pada sektor perkeretaapian di Jawa Barat, Jumat (19/2).
Pihaknya melihat langsung kegiatan padat karya yang dilaksanakan di Stasiun Kereta Api (KA) Bandung pada proyek penggantian sistem persinyalan Bandung - Ciroyom yang melibatkan sekitar 100 orang tenaga kerja.
"Setelah dilakukan di Bandung, dilanjutkan ke Cirebon sampai Purwokerto, sehingga orang-orang yang tinggal di sekitar stasiun itu mendapatkan penghasilan," ucap Budi.
Baca juga : Ambles, Jalur Sementara di Cipali Dibuka Besok
Adapun secara rinci kegiatan padat karya yang dilakukan pada sektor perkeretaapian di wilayah Jawa Barat pada tahun 2021 diantaranya adalah :
1. Penggantian Sistem Persinyalan Bandung - Ciroyom, dengan lingkup pekerjaan seperti, penggalian Kabel fiber optik (FO), pembangunan gedung ER di Bandung, pembersihan saluran air, pengecatan dinding stasiun sebelah timur dan pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO). Program itu menargetkan tenaga kerja sebanyak 55 orang, dan total biaya upah sebesar Rp1,4 mliar dengan Waktu pelaksanaan pekerjaan Januari - Desember 2021.
2. Penanganan Perlintasan Sebidang koridor Bandung - Banjar, dengan lingkup pekerjaan seperti, pembersihan lahan/stripping, perbaikan/normalisasi saluran dan pembuatan saluran, galian dan pengelaran kabel persinyalan, pemasangan patok dan papan nama proyek, penjagaan keamanan lokasi, serta pekerjaan dinding penahan tanah. Target tenaga kerja sebanyak 98 orang dan total biaya upah sebesar Rp1,2 miliar dengan waktu pelaksanaan pekerjaan ini Januari - Mei 2021.
3. Pembangunan Jalur Ganda KA antara Bogor - Sukabumi multiyears 2019 - 2021, dengan lingkup pekerjaan : pembersihan lahan/ stripping, penjagaan keamanan lokasi kerja, pemasangan aanstamping, pekerjaan perbaikan/normalisasi saluran dan pembuatan saluran, serta penggalian kabel FO dan pembangunan gedung ER dengan target pekerja sebanyak 211 orang dan total biaya upah sebesar Rp2,8 miliar dengan waktu pelaksanaan pekerjaan Januari - Desember 2021.
4. Pembangunan Jalur Ganda KA antara Kiaracondong - Cicalengka multiyears 2020 - 2021 (segmen Gedebage - Haurpugur), dengan lingkup pekerjaan : penjagaan keamanan lokasi kerja, pembersihan lokasi, pematokan, pemasangan safety line, penjagaan perlintasan, TW & jaga malam serta pembuatan direksi keet & gedung ER dengan target pekerja sebanyak 282 orang. Total biaya upah sebesar Rp8,2 miliar dengan waktu pelaksanaan pekerjaan Januari-Desember 2021. (OL-2)
Kemenperin terus meningkatkan upaya dalam mempersiapkan angkatan kerja yang kompeten dan siap bersaing di pasar kerja nasional maupun global melalui program pendidikan vokasi industri
Ke depan, tantangannya bukan hanya soal ketersediaan tenaga kerja, tetapi bagaimana memastikan kualitas dan konsistensi kinerja.
Keberadaan industri tidak boleh hanya berfokus pada aspek ekonomi dan teknologi. Itu juga harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar.
Shelter Indonesia umumkan transformasi melalui 'A New Shape of Shelter Indonesia'. Integrasikan SDM dan teknologi lewat platform Shelter+
Persoalan ketimpangan upah minimum antarwilayah masih menjadi PR di Indonesia.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Fauzan, mengatakan bahwa saat ini terdapat masalah besar yang perlu kita selesaikan yaitu budaya kerja ke luar negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved