Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INKLUSI keuangan memiliki peran penting dalam penyediaan akses layanan keuangan yang mudah, serta sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat, khususnya bagi masyarakat yang belum tersentuh layanan keuangan.
"Kondisi pandemi Covid-19 menyadarkan banyak pihak bahwa ketersediaan produk dan akses terhadap layanan keuangan yang mudah dijangkau oleh masyarakat di seluruh daerah merupakan hal yang perlu untuk diperhatikan," kata Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso.
Hal ini dikarenakan kegiatan perekonomian harapannya dapat terus berjalan sehingga kebutuhan masyarakat masih tetap terpenuhi.
Berkat inovasi dan upaya yang telah dilakukan oleh seluruh pihak baik pemerintah, regulator, industri keuangan, maupun masyarakat, tercatat bahwa tingkat inklusi keuangan di Indonesia mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari 59,7% pada tahun 2013 menjadi 67,8% pada tahun 2016 dan terus meningkat hingga mencapai 76,19% pada tahun 2019.
Menurut Wimboh, angka ini telah melebihi target inklusi keuangan nasional yang ditetapkan oleh Presiden RI dalam Perpres No. 82 Tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) yaitu sebesar 75% pada tahun 2019.
Dalam Rapat Terbatas (Ratas) awal tahun 2020, Presiden Jokowi memberikan arahan target inklusi keuangan nasional sebesar yang relatif tinggi yaitu 90% pada akhir tahun 2024.
Hal ini tentunya menjadi tantangan baru bagi seluruh pihak terkait untuk mengeluarkan kebijakan atau inisiasi yang inovatif dalam rangka meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia.
Salah satu inisiasi yang telah dilakukan oleh OJK bersama dengan Kementerian Dalam Negeri adalah melalui adanya pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di tingkat provinsi/kabupaten/kota.
TPAKD merupakan forum koordinasi antar instansi dan stakeholders terkait untuk meningkatkan percepatan akses keuangan di daerah dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.
Agar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat, penyusunan program TPAKD dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa hal utama seperti karakteristik dan kebutuhan daerah, potensi ekonomi daerah yang dapat dikembangkan dengan produk dan layanan jasa keuangan, peningkatan usaha sektor produktif, pengembangan UMKM serta usaha rintisan (startup business) lainnya. Hingga saat ini, telah dibentuk sebanyak 224 TPAKD dengan rincian 32 TPAKD provinsi dan 192 TPAKD kabupaten/kota.
Keberadaan TPAKD saat ini menjadi sangat penting sebagai akselerator penguatan ekosistem perekonomian daerah melalui peningkatan akses keuangan. Untuk tahun 2020, telah diimplementasikan program tematik TPAKD yaitu program Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir (K/PMR) dan pelaksanaan program Business Matching.
Program K/PMR adalah program penyaluran kredit/pembiayaan dengan proses yang lebih cepat, mudah, dan berbiaya rendah.
"K/PMR diberikan oleh Lembaga Jasa Keuangan (LJK) formal kepada pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) untuk mengurangi ketergantungan/pengaruh terhadap entitas pemberi kredit yang tidak terdaftar di OJK," jelas Wimboh.
Sedangkan, program Business Matching sendiri merupakan bertujuan mempertemukan UMK dengan LJK untuk memperoleh produk dan layanan keuangan yang dibutuhkan dalam rangka pengembangan usaha.
Selain program tematik, terdapat program lainnya yang diimplementasikan oleh TPAKD yaitu optimalisasi produk dan layanan keuangan antara lain program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR), Simpanan Pelajar (SimPel/SimPel iB), Bank Wakaf Mikro (BWM), KUR Klaster, Laku Pandai, Kredit Ultra Mikro (UMi), Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dan Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS).
Program pendampingan dan asistensi termasuk penguatan infrastruktur kelembagaan akses keuangan seperti pembentukan Jamkrida juga menjadi bagian dari program TPAKD disamping kegiatan literasi keuangan.
Melalui implementasi berbagai program tersebut, TPAKD juga berkontribusi aktif dalam rangka mendukung upaya Pemulihan Ekonomi Nasional sebagai dampak kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi sejak awal tahun 2020 hingga saat ini.
"Ke depan diharapkan seluruh provinsi, kabupaten dan kota dapat segera membentuk TPAKD sehingga akses keuangan dapat tersedia dan dimaanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat secara aman, cepat, murah dan mudah di seluruh wilayah Indonesia," tutur Wimboh. (RO/OL-09)
Satgas PASTI Otoritas Jasa Keuangan menghentikan 951 pinjol ilegal dan 2 investasi bodong selama Januari-Maret 2026. Simak modus terbaru dan total dana yang diselamatkan.
Upaya memperluas literasi dan inklusi pasar modal di Indonesia terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah, regulator, dan pelaku industri.
Program tersebut juga diharapkan semakin mempercepat akses keuangan dan semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Jumlah rekening pelajar di Indonesia tembus 59 juta dengan dana Rp30,31 triliun. OJK ungkap tren meningkat dan faktor pendorongnya di 2026.
MSCI soroti reformasi pasar modal Indonesia. OJK klaim transparansi dan integritas meningkat, jadi sinyal kuat bagi investor global jelang review indeks 2026.
Dorongan untuk memperdalam instrumen investasi di pasar modal Indonesia kian menguat seiring kebutuhan akan produk yang lebih beragam dan adaptif terhadap dinamika pasar global.
Inovasi digital menjadi salah satu upaya perusahaan untuk tetap berdaya saing di industri asuransi.
Milenial dan Gen Z Indonesia beralih ke multi-income stream dan pengelolaan uang real-time di tengah tekanan ekonomi. Simak perbandingan datanya di sini.
Sambut Imlek 2026 dengan 8 prinsip keuangan dari Broker Elev8. Kelola aset, investasi, dan pola pikir di Tahun Kuda Api untuk kemakmuran jangka panjang.
Pengakuan pemerintah terhadap berbagai use case teknologi ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan arsitektur sistem keuangan nasional.
Motivasi tersebut muncul karena Gen Z belajar dari pengalaman beban finansial atau kesalahan pengelolaan keuangan yang dilakukan generasi orangtua mereka di masa lalu.
Harga emas global dan Antam turun pada 17 Februari 2026. Prediksi untuk Rabu, 18 Februari, diperkirakan stabil atau berpotensi rebound tipis dengan harga Antam Rp2,96–3,05 juta per gram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved