Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
EKONOM dari Center of Reforms on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah menyatakan sependapat dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ihwal sehatnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di tengah pandemi covid-19.
"Saya sependapat dengan Ibu Sri Mulyani. APBN Kita masih relatif sehat," ujarnya saat dihubungi, Selasa (24/11).
Piter bilang, pelebaran defisit anggaran di 2020 ini hingga ke level 6,34% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dalam APBN masih relatif lebih kecil dibandingkan dengan negara-negara lain.
Defisit yang diproyeksikan mencapai Rp1.039,2 triliun itu juga menegaskan ekonomi Indonesia relatif lebih baik ketimbang negara lain.
"Pelebaran defisit Itu juga tidak menyebabkan lonjakan rasio utang pemerintah yang terlalu besar, masih di range yang aman yakni di bawah 60% terhadap PDB," terang Piter.
Sementara untuk tahun depan, imbuh Piter, postur APBN 2021 yang disusun pemerintah dan dibahas bersama DPR merupakan antisipasi yang diambil dalam menghadapi ketidakpastian akibat pandemi.
Baca juga : Pemerintah Siapkan 6 Kawasan Industri Halal
Selain menggambarkan optimisme, berbagai asumsi yang ada dalam APBN 2021 dinilai cukup untuk menghadapi pandemi.
"Optimisme pemerintah terlihat pada asumsi-asumsi tersebut. Saya kira APBN 2021 sudah cukup fleksibel untuk mengantisipasi kondisi di tahun 2021," kata Piter.
Sebelumnya Sri Mulyani mengatakan, kondisi APBN Indonesia berada dalam kondisi 'sehat' lantaran selama ini pengelolaan dilakukan dengan baik.
"Selama ini, APBN kita jaga untuk sehat. Sehingga pada saat kita harus menghadapi covid ini kita masuk dalam kondisi sehat," ujarnya saat memberi sambutan dalam Grand Final The Asset Manager 2020 secara virtual, Selasa (24/11).
Diketahui pula, melebarnya defisit tahun anggaran 2020 karena pemerintah menaikkan belanja dan menurunkan target penerimaan. Hal itu merupakan upaya pemerintah memaksimalkan peranan APBN untuk menyelamatkan masyarakat dan perekonomian dari pandemi. (OL-7)
Ekonom Indef menilai optimisme pemerintah soal fiskal perlu diimbangi konsolidasi konkret agar APBN tetap kuat menghadapi tekanan global jangka panjang.
Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
Presiden menegaskan, besarnya nilai aset yang berhasil diselamatkan itu berpotensi memberikan dampak besar bagi pembangunan nasional.
Ibas juga menyoroti perlunya keseimbangan antara menjaga kesehatan postur APBN dan kewajiban negara dalam memberikan perlindungan sosial.
DPR mempertanyakan kekuatan APBN menghadapi lonjakan harga minyak dunia. Dolfie menyebut potensi tambahan subsidi bisa mencapai Rp204 triliun.
Ekonom CORE Yusuf Rendy Manilet ingatkan risiko APBN jika subsidi BBM bengkak. Pemerintah siapkan SAL Rp420 triliun sebagai bantalan fiskal hingga 2026.
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved