Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BERTEPATAN dengan Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) atau PPI menggelar selebrasi kelulusan bagi 19 peserta Management Trainee (MT) yang akan menjalani ikatan dinas. Ke-19 MT ini berasal dari program perekrutan bersama Forum Human Capital Indonesia (FHCI) Kementerian BUMN.
Program yang dimulai sejak 1 Oktober 2019 lalu ini bertujuan untuk mencetak tenaga kerja berkualitas yang memiliki keahlian mumpuni di berbagai bidang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Program ini juga menyiapkan talenta-talenta yang akan mengisi posisi manajerial di PPI.
Selama satu tahun peserta MT dibimbing untuk terus meningkatkan ilmu pengetahuan, skill, dan moral yang baik berlandaskan core value BUMN, yaitu AKHLAK.
Direktur Eksekutif FHCI Sofyan Rohidi berpesan kepada peserta MT agar selalu memberikan hasil pekerjaan terbaik yang dimiliki, serta mengimplementasikan dan mengaktualisasikan skill dan knowledge untuk membangun BUMN melalui PPI.
Sementara itu, Direktur Keuangan, SDM dan Umum PPI Kindy Rinaldy Syahrir mengatakan MT merupakan investasi yang luar biasa. "Saya ingin kalian memperbaiki struktur berpikir, membentuk mindset dengan niat yang baik, membulatkan niat sebagai bentuk pengabdian, dan ingat bahwa tujuan akhir hidup adalah husnul khatimah. Bekerjalah dengan melakukan yang terbaik," ungkapnya.
Direktur Teknik dan Pengembangan PPI Prasetiyo Indroharto juga berpesan kepada peserta MT untuk terus banyak belajar dan memberikan kontribusi nyata kepada perusahaan, dan dengan menerapkan core value BUMN.
PPI adalah salah satu BUMN klaster pangan yang memiliki kompleksitas proses bisnis perdagangan, ekspor impor dan distribusi. Dengan program ini, talenta muda yang dibentuk diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata untuk kemajuan PPI ke depannya. (E-3)
Kemenperin terus meningkatkan upaya dalam mempersiapkan angkatan kerja yang kompeten dan siap bersaing di pasar kerja nasional maupun global melalui program pendidikan vokasi industri
Ke depan, tantangannya bukan hanya soal ketersediaan tenaga kerja, tetapi bagaimana memastikan kualitas dan konsistensi kinerja.
Keberadaan industri tidak boleh hanya berfokus pada aspek ekonomi dan teknologi. Itu juga harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar.
Shelter Indonesia umumkan transformasi melalui 'A New Shape of Shelter Indonesia'. Integrasikan SDM dan teknologi lewat platform Shelter+
Persoalan ketimpangan upah minimum antarwilayah masih menjadi PR di Indonesia.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Fauzan, mengatakan bahwa saat ini terdapat masalah besar yang perlu kita selesaikan yaitu budaya kerja ke luar negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved