Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJAK Kamis (27/8), pemeeintah telah mencairkan BSU (Bantuan Subsidi Upah) untuk para pekerja dengan penghasilan di bawah Rp5 juta. Salah satu pegawai yang kecipratan bantuan tersebut ialah Dewi Nurwita.
Pegawai swasta yang berusia 25 tahun tersebut mengatakan dia cukup terbantu dengan adanya subsidi bantuan tersebut. Apalagi saat ini perusahaannya dikatakan tengah menjalankan program saving (pemotongan gaji).
"Seneng dong, terlebih di perusahaan saya lagi ada program saving, jadi subsidi ini sangat membantu," ungkapnya kepada Media Indonesia, Jumat (28/8).
Dewi menambahkan kendati dia sudah mendapatkan bantuan subsidi tersebut, beberapa rekan kerjanya belum mendapatkan hal yang serupa. Dia pun menambahkan bahwa iuran BPJAMSOSTEK per bulan yang dipotong dari gajinya sebesar Rp276.000.
Di lain pihak, Mega Yuriska seorang pegawai swasta di bidang EO (event organizer) mengatakan bahwa dia belum mendapatkan bantuan subsidi tersebut.
Baca juga : Presiden: Pemerintah Sudah Keluarkan Semua Jurus Atasi Krisis
Padahal, menurutnya perusahaan tempat dia bekerja sudah memberikan data berupa nomor rekening kepada BPJAMSOSTEK. Meskipun demikian, dia merasa bahwa pemilihan Bank Himbara mungkin menjadi salah satu penyebab dia belum mendapat bantuan dari pemerintah.
"Kalau perusahaan saya kan pakai Bank swasta, sementara yang cair kan dari Bank Himbara. Harusnya merata sih jangan Bank Himbara saja yang dapat subsidi ini," kata Mega.
Perlu diketahui, BSU sudah digelontorkan oleh pemerintah kepada 2,5 juta pekerja pada tahap pertama. Direktur Utama BPJAMSOSTEK Agus Susanto menegaskan bahwa 2,5 juta pekerja ini merupakan gelombang pertama dari total 10,8 juta nomor rekening yang sudah tervalidasi oleh BPJAMSOSTEK.
"Gelombang berikutnya untuk transfer dana BSU akan segera dilakukan secara bertahap hingga seluruh rekening pekerja yang telah tervalidasi bisa menerima haknya," pungkasnya.
Sampai dengan Rabu (26/8) kemarin, total nomor rekening yang diterima BPJAMSOSTEK mencapai 13,8 juta. Dari jumlah tersebut data nomor rekening tervalidasi mencapai 10,8 juta data. (OL-7)
Kemenperin terus meningkatkan upaya dalam mempersiapkan angkatan kerja yang kompeten dan siap bersaing di pasar kerja nasional maupun global melalui program pendidikan vokasi industri
Ke depan, tantangannya bukan hanya soal ketersediaan tenaga kerja, tetapi bagaimana memastikan kualitas dan konsistensi kinerja.
Keberadaan industri tidak boleh hanya berfokus pada aspek ekonomi dan teknologi. Itu juga harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar.
Shelter Indonesia umumkan transformasi melalui 'A New Shape of Shelter Indonesia'. Integrasikan SDM dan teknologi lewat platform Shelter+
Persoalan ketimpangan upah minimum antarwilayah masih menjadi PR di Indonesia.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Fauzan, mengatakan bahwa saat ini terdapat masalah besar yang perlu kita selesaikan yaitu budaya kerja ke luar negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved