Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Bank Bumi Arta mencatat peningkatan kredit sebesar 8,37% atau sebesar Rp399 miliar dari Rp4.767 miliar pada 2018 menjadi Rp5.166 miliar pada 2019.
Keterangan resmi hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2020 menyebutkan peningkatan itu sejalan dengan fokus usaha Bank Bumi Arta untuk melakukan ekspansi kredit. Bank Bumi Arta juga tetap selektif, khususnya terhadap kualitas aset dan memperhatikan prinsip kehati-hatian.
Dalam jumlah penyaluran kredit, jika dibandingkan dengan targetnya sebesar Rp5.124 miliar, presentasi peningkatan mencapai 100,81% dari target yang ditetapkan.
"Kontribusi pertumbuhan kredit yang paling tinggi terutama berasal dari kredit modal kerja (KMK), yang tumbuh Rp579 miliar atau 18,27% dibandingkan dengan posisi tahun 2018 sebesar Rp3.169 miliar," kata keterangan resmi tersebut, kemarin.
Tak hanya itu, di tengah ketatnya likuiditas perbankan, Bank Bumi Arta tetap mampu mempertahankan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK).
Pada akhir 2019, total (DPK) tercatat sebesar Rp5.932 miliar atau naik Rp275 miliar atau 4,87% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar Rp5.657 miliar.
Pertumbuhan DPK itu sesuai dengan strategi bank yang senantiasa menyelaraskan pertumbuhan kredit yang diberikan dengan pertumbuhan dana pihak ketiga, dengan tetap memperhatikan likuiditas bank. Realisasi DPK tersebut mencapai 107,67% dari target yang ditetapkan sebesar Rp5.510 miliar.
Kenaikan kredit yang diberikan itu berimbas pada pertumbuhan aset. Pada 2019, total aset bank meningkat Rp7.298 miliar pada 2018 menjadi Rp7.608 miliar atau naik sebesar Rp310 miliar (4,25%). Adapun dibandingkan dengan targetnya, total aset mencapai 105,53% dari target yang ditetapkan sebesar Rp7.209 miliar.
Total ekuitas Bank Bumi Arta pada 2019 turut naik mencapai Rp1.524 miliar, meningkat sebesar 1,93% atau sebesar Rp28 miliar dibandingkan tahun 2018 sebesar Rp1.495 miliar. Dengan pencapaian total ekuitas tersebut, rasio kecukupan modal Bank Bumi Arta (capital adequacy ratio/CAR) menjadi 23,55%. (Wan/E-3)
Meski kontribusi PDB besar, petani Indonesia sulit akses kredit. Pakar IPB ungkap penyebab dan solusi lewat AVCF.
Penguatan segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dinilai menjadi strategi penting bagi perbankan dalam menghadapi tekanan ekonomi global yang meningkat.
OJK menyampaikan kredit perbankan pada Februari 2026 tumbuh sebesar 9,37% menjadi sebesar Rp8.559 triliun secara year-on-year.
Kinerja Bank Mandiri dinilai tetap positif pada awal 2026, ditopang strategi ekspansi kredit yang agresif di tengah kondisi ekonomi yang masih dibayangi kehati-hatian.
Kolaborasi CBI-KCB hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut melalui kerangka kerja yang aman dan patuh terhadap regulasi perlindungan data pribadi di kedua negara.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved