Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI Covid-19 yang memaksa sebagian besar aktivitas dilakukan di rumah membuat permintaan penyesuain desain interior pun semakin tinggi. Penyesuaian desain itu cenderung mengarah pada ruang interaktif di dalam rumah.
Direktur Marketing PT. Panel Asri Perkasa Adriansyah mengatakan, desain home office yang mendukung kegiatan bekerja dari rumah (work from home) dan interactive kitchen yang membuat kegiatan di dapur terkoneksi dengan ruangan lainnya, semakin diminati.
"Interactive kitchen membuat saat beraktivitas memasak di dapur dapat berinteraksi dengan penghuni lain yang sedang bersantai di living room, dengan dibuatkan island table dan menyatukan anggota keluarga , selain dapat menjaga hyginitas dari masakannya,” kata Adriansyah dalam diskusi virtual, rabu (12/8).
Adriansyah menjelaskan, re-desain ruangan jadi pilihan untuk mendukung secara psikologis penghuni di dalam rumah atau gedung di masa adaptasi kebiasaan baru (new normal). Sehingga, saat beraktivitas di rumah tidak membosankan.
Selain re-desian interior, permintaan penerapan aplikasi pintas (smart home) dalam rumah pun jadi salah satu opsi yang banyak dipertimbangkan dalam menunjang aktivitas di rumah.
Baca juga : Hunian yang Adaptif di Segala Kondisi Jadi Tren Masa Kini
Solusi desain interior itu pun akan ditampilkan oleh Panel Asri Perkasa, pemehang hak merek Metric Premium Cabinetry di Indonesia dalam pameran produk secara virtual pada 21 Agustus-13 September mendayang.
“Pameran produk metric secara virtual reality ini merupakan salah satu inovasi strategi penjualan yang jangkauannya tidak terbatas. Sehingga memberikan keleluasaan waktu bagi peminat tanpa harus datang ke showroom,”ujar Adriansyah.
Melalui pameran itu pula, metric memberi kesempatan kepada konsumen untuk melakukan redesain rumah sesuai kebutuhan WFH dan belajar sekolah secara online. Sehingga memberikan kenyaman orang tua dalam beraktivitas WFH dan anak yang belajar di rumah secara online.
“Jadi, Prioritas utama standar produk dengan memilih Kualitas material yang baik dan berkualitas akan memberi usia furnitur yang tahan lama, sehingga menjaga privasi dan tidak direpotkan dengan memanggil tukang kerumah dalam frekuensi sering," pungkas Adriansyah. (RO/OL-7)
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menganugerahkan penghargaan Good Design Indonesia (GDI) 2025 sebagai bentuk apresiasi negara terhadap produk dan karya desain terbaik.
Apa yang akan kamu lakukan pada gantungan baju yang sudah usang atau kursi plastik yang tak lagi terpakai karena sudah punya yang baru?
Ekraf Design Festival 2025 berlangsung mulai hari ini, Selasa (2/12) hingga Kamis (4/12).
Kompetisi ini tidak sekadar menjadi ajang adu kreativitas, tetapi juga wadah bagi peserta untuk berpikir kritis dan solutif terhadap berbagai tantangan masa kini.
Pada riset ViSenze mencatat, 75% konsumen e-commerce mengaku dipengaruhi visual produk dalam mengambil keputusan membeli.
Setiap karya merepresentasikan perjalanan kolaborasi dan eksplorasi desain khas Indonesia, dari awal 2007 hingga kolaborasi terbaru pada 2025.
Pameran ini bertujuan untuk memperlihatkan bagaimana titik awal pergerakan kebangsaan dimulai dari Kota Bandung
Meningkatnya minat masyarakat Indonesia untuk berlibur ke Australia mendorong hadirnya pameran wisata yang menawarkan beragam kemudahan, promo menarik, dan inspirasi perjalanan.
Di tengah dinamika dan ketidakpastian industri, kolaborasi dengan mitra global menjadi faktor krusial dalam memperkuat daya saing industri garmen dan tekstil.
FHTB 2026 hadir kembali di BNDCC Bali pada 28-30 April 2026. Menampilkan 200+ perusahaan global, kompetisi kuliner, dan tren pariwisata berkelanjutan.
ARCH:ID kembali hadir sebagai salah satu agenda paling dinantikan oleh pelaku industri arsitektur, interior hingga material bangunan di Indonesia.
Seluruh karya diseleksi melalui proses kuratorial yang cermat oleh dewan juri yang terdiri dari Wiyu Wahono (kolektor seni), Heri Pemad (Founder ArtJog) dan Angga Aditya (CEO Grey Art Gallery).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved