Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
STAF Khusus (stafsus) Menteri Keuangan Yustinus Prastowo menyebut setidaknya ada 3 prasyarat yang harus dipenuhi sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk bertransformasi.
Pertama, dimulai dari integrasi dan konsolidasi kebijakan UMKM di Tanah Air. Yustinus mengatakan, sampai saat ini di Indonesia belum memiliki definisi tunggal mengenai UMKM. Oleh karena itu, penting untuk mengintegrasikan serta konsolidasi terkait kebijakan UMKM.
"Bank Indonesia mungkin punya kriteria sendiri, UU UMKM yang dipegang oleh Kemenkop UKM punya kriteria syarat sendiri, di pajak ada definisi meskipun kuasi formal "pajak UMKM". Bagaimana kita bisa merancang suatu kebijakan holistik dan komprehensif kalau soal kriteria, syarat, visi misi masi berserakan ga ada konsolidasi," ujar Yustinus dalam Webinar IKANAS STAN, Sabtu (27/6).
Prasyarat kedua mengenai data UMKM. Yustinus mengakui, jika membicarakan mengenai data di Indonesia saat ini tak ada ubahnya dengan kondisi Indonesia di era tahun 90-an. Hal itu dikarenakan tidak adanya transformasi mengenai data di Indonesia dalam kurun waktu yang cukup lama.
"Soal UKM, berapa junlah UKM? dari dulu sekitar 60 juta kan? ga bertambah ga berkurang, tapi begitu divalidasi ingin diturunkan dalam sebuah risk assesment untuk kebijakan ga ada yang bisa menyaksikan berapa sebenarnya pelaku UKM," sambungnya.
"Ini hanya bisa diatasi kalau kita masuk implementasi nomor identitas tunggal, sejauh mana kita punya komitmen untuk menyelesaikan ini sebagai agenda politik nasional yang melampaui aneka kepentingan," ujar Yustinus.
Prasyarat ketiga, dia menyebut penting untuk adanya pembangunan ekosistem digital di Tanah Air. Sebab, transformasi UMKM menjadi digital tidak hanya sekadar memindahkan orang berjualan di warung ke e-warung atau memindahkan orang berjualan di mal lalu ke platform digital.
"Tapi membangun ekosistem, mengubah paradigma baik goverment, stakeholder, pelaku lalu infrastrukturnya dan lain lain perlu disiapkan," pungkasnya. (OL-13)
Baca Juga: Ini 2 Macam UMKM yang Bisa Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19
Pada Trade Expo Indonesia 2025, UMKM Bontang berhasil mencatatkan 20 kontrak dagang dan 1 nota kesepahaman (MoU) dengan buyer internasional.
Banyak di antara peserta merupakan generasi kedua pelaku usaha yang kini menghadapi berbagai tantangan baru.
Program ini juga memberikan pelatihan menyeluruh, mulai dari administrasi bank sampah, sistem pencatatan tabungan, hingga keterampilan daur ulang sampah.
TRANSFORMASI digital UMKM kian bergerak ke arah model “website-first”.
Kesenjangan pendanaan UMKM di Indonesia diproyeksikan mencapai Rp2.400 triliun. Amartha hadirkan solusi pembiayaan inklusif untuk tingkatkan pendapatan pelaku usaha.
Adhitya mengatakan sebagai wujud konkret semangat gotong-royong, MitMe Fest 2026 mendapat dukungan penuh dari mitra strategis lintas sektor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved