Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SIDANG kabinet bahas pedagang bakso, kaki lima serta sektor informal lainnya agar bisa mendapat bantuan usaha.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, usulan tersebut yakni agar pedagang bakso, pedagang kaki lima, dan seluruh pedagang di sektor infromal bisa mendapatkan bantuan usaha. Namun sekaligus juga bisa masuk dalam inklusi keuangan.
"Kalau pedagang bakso dan lainnya di sektor informal ada dua yang kami usulkan di sidang kabinet," ungkap Sri Mulyani dalam rapat kerja secara virtual bersama Komisi XI DPR RI, Rabu (6/5) malam.
Bantuan tersebut, kata dia, rencananya akan memiliki besaran yang sama seperti bantuan kepada usaha ultra mikro (UMi) yakni antara Rp5 juta - 12 juta.
"Tapi sekarang untuk khusus ini mereka akan diberikan pinjaman seperti UMi, namun begitu mereka diberikan pinjaman otomatis pinjaman diberikan restructuring 6 bulan," ujarnya.
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengatakan bahwa presiden dan wakil presiden nampaknya menyetujui usulan tersebut. Namun, ia menyebut tantangan dalam menyalurkan bantuan terhadap pekerja sektor informal cukup banyak. Apalagi, data pekerja informal hingga saat ini belum memadai.
"Karena mereka sangat sulit. Mereka bergerak kemana-mana," kata Sri Mulyani.
Adapun Sri Mulyani akan mengalokasikan dana subsidi bunga kredit untuk membantu UMKM dan pelaku usaha UMi di tengah pandemi covid-19. Subsidi bunga kredit bagi UMKM tersebut totalnya Rp34,15 triliun dengan jumlah rekening yang di-cover sebanyak Rp60,66 juta rekening.
Baca juga :Menkeu: Pandemi Bisa Sebabkan Angka Kemiskinan Melonjak
Untuk yang belum termasuk ke dalam 60,66 juta tersebut, UMKM bisa datang ke lembaga-lembaga yang menyediakan program Pembiayaan UMi dan Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar). Dengan begitu, pelaku usaha bisa langsung mengajukan permohonan ikut program-program pembiayaan yang ada di pemerintah.
Pemerintah sebelumnya memutuskan mensubsidi bunga kredit dengan variasi besaran 2%-6% selama 6 bulan kepada nasabah UMKM dan juga nasabah UMi yang terdampak wabah virus corona. Untuk nasabah kredit mikro atau kredit kecil dengan besaran pinjaman di bawah Rp 500 juta, memperoleh subsidi bunga kredit sebesar 6% di 3 bulan pertama sejak April 2020.
Kemudian subsidi bunga kredit 3% untuk 3 bulan berikutnya. Jumlah debitur dengan plafon ini mencapai 28,3 juta debitur. Selanjutnya, untuk nasabah dengan total pinjaman Rp500 juta hingga Rp10 miliar, pemerintah akan membayarkan bunga kreditnya untuk 3 bulan pertama sebesar 3% dan subsidi bunga kredit sebesar 2% untuk 3 bulan berikutnya.
Sedangkan untuk nasabah usaha kecil, UMi kredit usaha rakyat (KUR), dengan plafon pinjaman Rp 5-10 juta atau di bawahnya, pemerintah memberikan subsidi bunga yang lebih besar yakni sebesar 6% selama 6 bulan. Nasabah dengan plafon Rp 5-10 juta ini termasuk nasabah program UMi, Program Mekaaar, dan nasabah mikro di PT Pegadaian Persero. (OL-2)
PEMERINTAH terus mendorong percepatan transformasi digital dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) guna meningkatkan ketepatan sasaran, efisiensi, serta transparansi.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong kemandirian ekonomi masyarakat miskin.
DTSEN terbaru akan menjadi dasar utama dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler.
Cek status bansos PKH, BPNT, dan PIP April-Juni 2026. Cari tahu cara mendaftar, syarat, serta jadwal pencairan bantuan sosial di sini!
Bapanas mencatat realisasi penyaluran bantuan pangan beras dan minyak goreng per 25 Maret telah menyentuh hingga 382.529 penerima di 24 provinsi.
Anggota Komisi VIII DPR Selly Gantina desak Kemensos satukan proses verifikasi dan penyaluran bansos untuk cegah percaloan dan dana mengendap di bank.
Sandi mengungkapkan kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan setiap bulan dengan materi yang beragam.
Ada beberapa langkah antisipatif yang mulai diterapkan Puskesmas Warungkondang untuk mencegah penyebaran covid-19.
Munculnya kembali covid-19 tentu perlu diantisipasi. Karena itu, saat ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memitigasi penyebaran covid-19, terutama pada sektor pariwisata.
Saat ini, kelima pasien tersebut hanya bergejala ringan. Mereka sedang melakukan isolasi mandiri di rumah.
Bupati memastikan terpaparnya warga tersebut saat yang bersangkutan berada di luar daerah.
Galeri menjadi catatan sekaligus spirit agar warga Jabar tak gentar, namun tetap waspada menghindari penularan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved