Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETATNYA persaingan bisnis logistik saat ini membuat pelaku usaha logistik perlu memiliki diferensiasi layanan untuk tetap bisa menggaet pelanggan.
Hal itu juga disadari oleh PT. Bhanda Ghara Reksa yang memilih fokus sebagai perusahaan logistik digital. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dikenal dengan BGR Logistics itu menelurkan sejumlah inovasi digital sebagai bentuk diferensiasi layanan.
Direktur Utama BGR Logistics M. Kuncoro Wibowo mengungkapkan, inovasi digital yang dilakukan perusahaannya antara lain lewat sistem pergudangan yang disebut dengan Warehouse Integrated Application (WINA) dan sistem armada, Fleet Integrated and Order Monitoring Application (FIONA).
Di sisi lain, lanjut Kuncoro, juga sedang dikembangkan aplikasi untuk bisnis logistik yang menyentuh pangsa pasar retail. Aplikasi bernama BGR Access itu membantu masyarakat dalam hal membuang barang bekas elektronik yang sudah rusak maupun yang sudah tidak digunakan.
Baca juga : IPC Gandeng Port of Rotterdam Bangun Logistik Maritim
“Aplikasi ini juga tengah dikembangkan untuk layanan pembuangan minyak goreng bekas dan oli bekas. Proses logistik yang terjadi kita menyebutnya sebagai reverse logistics,” terang Kuncoro dalam keterangan tertulisnya.
Selain itu, platform BGR Access juga akan dikembangkan untuk membantu pemerintah dalam proses logistik dalam hal kedaulatan pangan. Kolaborasi dengan stakeholder terkait dan BUMN di cluster pangan juga tengah dijajaki.
“Semoga kami terus mendapatkan dukungan untuk inovasi digital di industri logistik ini, dan juga untuk aplikasi BGR Access yang akan bermanfaat bagi banyak pihak serta masyarakat,” ujarnya.
Inovasi digital yang dilakukan BGR Logistics membuat Kuncoro meraih penghargaan sebagai The Most Inspiring CEO dalam ajang iCIO Award 2020. (RO/OL-7)
Kondisi ini mendorong peningkatan tarif pengiriman di tengah keterbatasan kapasitas dan gangguan rantai pasok yang membuat biaya logistik menjadi lebih mahal dan akses yang terbatas.
Praktik sewa menyewa kapal jamak dilakukan berbagai perusahaan, antara lain untuk meningkatkan kapasitas angkut tahunan.
Total throughput atau arus bongkar muat sebesar 850.768 TEUs, tumbuh 0,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 843.187 TEUs.
Tercatat melalui layanan Kalog Express, perseroan berhasil mengelola volume pengiriman sebesar 18.671 ton pada Triwulan I 2026 atau tumbuh sebesar 27%.
Pertamina Patra Niaga terus memperkuat distribusi LPG nasional dengan mengoptimalkan armada logistik laut yang dioperasikan secara terintegrasi.
SALAH satu terminal peti kemas terbesar di Indonesia, Jakarta International Container Terminal (JICT) mencatat throughput lebih dari 2 juta TEUs pada 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved