Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mulai merumuskan gagasan untuk meningkatkan produksi pangan Indonesia dengan membangun sistem Komando Strategis Teknis Pertanian (Kontras Tani) yang rencananya dipusatkan di tiap kecamatan.
“Ini sesuai dengan keinginan partai yang didirikan Bapak Surya Paloh, restorasi, perubahan. Kita mulai dari bawah, kemandirian pangan harus dimulai dari tingkat kecamatan. Jadi, doakan saya membuat sistem baru tersebut,” seru Syahrul dalam acara Ngopi dan Bincang Bareng di Kantor Partai NasDem Sulawesi Selatan (Sulsel), Makassar, Sabtu (26/10) malam.
Ia berharap dalam 100 hari kerjanya sebagai menteri, semua data pangan yang dibutuhkan bisa ia dapatkan. Data pangan itu untuk mengukur masa panen dan kebutuhan lahan tiap wilayah.
“Saat ini kondisi cuaca lagi panas-panasnya. Harus lihat potensi lahan pertanian mana yang produktif dan tidak, serta mengukur masa tanam baik di musim penghujan maupun saat masuk kemarau panjang seperti sekarang agar produksi pangan kita bisa stabil,” kata mantan Gubernur Sulsel dua periode tersebut.
Pria yang akrab disapa SYL itu menyebutkan pengendalian pangan dan pertanian nantinya akan dikendalikan pada setiap kecamatan sebagai bagian dari upaya ketahanan pangan Indonesia, mengingat ada 267 juta rakyat Indonesia yang butuh makanan.
Ia mengaku optimistis sistem pertanian akan semakin maju, modern, dan lebih mandiri. Apalagi saat ini ditunjang dengan teknologi yang bisa diakses siapa saja.
Mantan Camat Bontonompo, Kabupaten Gowa, itu mengaku sudah menyampaikan gagasan tersebut kepada Presiden Joko Widodo dan langsung diberikan lampu hijau.
Ia pun mengulas sejak dirinya menjabat gubernur terjadi surplus beras di Sulsel, bahkan dikirim ke beberapa provinsi. Hal itu menjadi bagian dari rumusannya menjadikan Indonesia kembali swasembada pangan. (LN/E-2)
Penyerahan bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian di Desa Alue Awe, Lhokseumawe, Aceh.
PEMPROV Bengkulu, akan menargetkan potensi peningkatan produksi gabah kering giling (GKG) mencapai 10 ribu ton per tahun dari total luasan lahan program cetak sawah pada 2026.
Pemprov Jateng siapkan mitigasi kekeringan dengan 123 juta liter air bersih dan optimalisasi 1.137 embung untuk amankan kebutuhan warga serta lahan pertanian.
Ancaman kekeringan akibat fenomena iklim global mulai terasa di Aceh, mendorong kalangan akademisi mengingatkan pentingnya strategi adaptasi bagi sektor pertanian.
Guru Besar IPB Prof Hermanu Triwidodo tawarkan solusi preemtif murah hadapi ledakan hama penggerek batang & wereng saat Godzilla El Nino 2026.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyoroti lambatnya penanganan sawah terdampak bencana Sumatra saat meninjau langsung lokasi Kabupaten Padang Pariaman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved