Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH melalui Kementerian Keuangan menyampaikan postur sementara APBN 2020 kepada Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (Banggar DPR) dalam Rapat Kerja di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (6/9).
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan langsung komposisi postur APBN 2020 tersebut dihadapan 28 anggota parlemen dari 9 fraksi yang hadir. Postur APBN 2020 yang disampaikan pun disetujui Badan Anggaran DPR RI
Pembahasan dan penetapan postur sementara RUU APBN tahun 2020 ini merupakan hasil pembahasan Panitia Kerja (Panja) mengenai asumsi dasar, pendapatan, defisit dan pembiayaan RUU APBN tahun 2020 yang dilaksanakan pada 2-4 September 2019.
Baca juga: Banggar Dalami RAPBN 2020
Hasil pembahasan Panja tersebut menyangkut asumsi makro, sasaran pembangunan dan implikasinya terhadap postur APBN 2020.
Untuk asumsi makro, pertumbuhan ekonomi tahun 2020 masih diasumsikan di angka 5,3%, inflasi 3,1%, nilai tukar 14.400 dan tingkat suku bunga SPN tiga bulan 5,4%.
“Ini semuanya adalah sama dengan RUU dan nota keuangan yang disampaikan Bapak Presiden,” ujar Sri Mulyani.
Untuk sasaran pembangunan, Menkeu menyebut sedikit terjadi perubahan dari nota keuangan RUU APBN, yakni dalam hal pengangguran dari rentang 4,8-5,1% menjadi 4,8-5%. Sementara untuk kemiskinan, gini rasio dan Indeks Pembangunan Manusia tetap sama, masing-masing di angka 8,5-9% (kemiskinan), 0,375-0,380 (gini rasio), 72,51 (IPM).
Adapun postur sementara APBN 2020 adalah sebagai berikut:
1. Pendapatan Negara sebesar Rp2.233,2 triliun, terdiri dari Pendapatan dalam Negeri Rp2232,7 triliun dan Penerimaan Hibah Rp0,5 triliun.
2. Belanja Negara sebesar Rp2.540,4, triliun terdiri dari Belanja Pemerintah Pusat Rp1.683,5 triliun dan Transfer ke Daerah dan Dana Desa Rp856,9 triliun
3. Keseimbangan Primer Rp12,0 triliun
4. Defisit anggaran Rp307,2 triliun (1,76% dari PDB)
5. Pembiayaan Anggaran Rp307,2 triliun
(OL-5)
Terkait penugasan selanjutnya bagi Febrio dan Luky, Purbaya menyebut keduanya untuk sementara waktu belum dipindahkan ke posisi lain.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa deteksi 10 perusahaan lakukan underinvoicing. Kebocoran penerimaan negara segera ditutup demi target fiskal 2026.
Kemenkeu mencatat penerimaan bea cukai Rp44,9 triliun hingga Februari 2026, terkontraksi 14,7% dibanding tahun lalu. Ini penyebabnya.
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, penerima atau awardee beasiswa LPDP harus menghormati Indonesia dan rakyat Indonesia. I
Kemenkeu ungkap 44 alumni LPDP belum kembali ke RI. Menkeu Purbaya tegaskan sanksi berat berupa pengembalian dana plus bunga hingga blacklist permanen.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, dana untuk pembelian kapal yang ada di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejatinya memang belum dicairkan
Ekonom Indef menilai optimisme pemerintah soal fiskal perlu diimbangi konsolidasi konkret agar APBN tetap kuat menghadapi tekanan global jangka panjang.
Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
Presiden menegaskan, besarnya nilai aset yang berhasil diselamatkan itu berpotensi memberikan dampak besar bagi pembangunan nasional.
Ibas juga menyoroti perlunya keseimbangan antara menjaga kesehatan postur APBN dan kewajiban negara dalam memberikan perlindungan sosial.
DPR mempertanyakan kekuatan APBN menghadapi lonjakan harga minyak dunia. Dolfie menyebut potensi tambahan subsidi bisa mencapai Rp204 triliun.
Ekonom CORE Yusuf Rendy Manilet ingatkan risiko APBN jika subsidi BBM bengkak. Pemerintah siapkan SAL Rp420 triliun sebagai bantalan fiskal hingga 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved