Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA merupakan salah satu dari sedikit bangsa yang sudah kaya sejak belum lahir. Begitu kayanya hingga hasil bumi dan wilayahnya yang strategis menjadi rebutan kekuatan imperialisme Barat. Pun, ketika negara yang bersatu di bawah nama Republik Indonesia ini terbentuk, kekayaan itu masih melimpah. Kaya, dari segi modal, berupa sumber daya alam dan kekuatan demografi.
Namun, kekayaan tersebut belum mampu menghasilkan kesejahteraan yang merata dan berkeadilan bagi rakyat. Segelintir orang menjadi penguasa sumber-sumber ekonomi hingga memiliki kekayaan yang setara dengan hampir separuh total kekayaan orang Indonesia.
Otonomi daerah yang semestinya menjadi pemulus pemerataan kesejahteraan justru menciptakan penguasa-penguasa ekonomi yang baru. Bersamaan dengan itu, pengaruh pusat mengecil. Konglomerasi ekonomi pun memiliki mitra anyar, yakni konglomerasi elite daerah dengan dinasti-dinasti politik. Mereka inilah yang disebut elite capture oleh Menteri Keuangan dalam kuliah umum pada peringatan hari ulang tahun ke-47 Media Indonesia, kemarin.
Elite capture terjadi ketika para elite melestarikan jabatan melalui politik dinasti dan kemudian menguasai sumber-sumber ekonomi. Modal finansial, bahan mentah, dan sumber daya manusia tersedia. Akan tetapi, jika elite kepala daerah dan jajarannya adalah pencoleng, jangan harap daerah tersebut bisa maju, apalagi terbebas dari kemiskinan.
Ratusan triliun dana gratis yang disalurkan pusat ke daerah melalui dana transfer daerah dan dana desa buru-buru ditangkap para elite daerah. Mereka mengelolanya untuk sebesar-besarnya kemakmuran kelompok mereka. Sisanya, yang sedikit, untuk pembangunan tanpa pamrih. Syukur-syukur bisa mengangkat kesejahteraan beberapa warga miskin.
Bukan mustahil pula kemiskinan sengaja dipelihara dengan berbagai alasan kendala. Itu demi mendapatkan bantuan yang terus-menerus dari pusat.
Apa pun ditempuh demi memuaskan keserakahan mengisi pundi-pundi pribadi dan kelompok. Cara-cara yang mengandung unsur korupsi diintegrasikan dalam sistem pengelolaan daerah sehingga langkah-langkahnya terlihat sesuai dengan prosedur, tetapi sesungguhnya koruptif.
Tidak sulit sebenarnya melihat apakah perilaku koruptif masih melingkupi suatu instansi pemerintahan ataupun daerah. Pelayanan publik yang buruk dengan berbagai tarif dan prosedur, beserta durasi layanan yang tidak ditampilkan secara transparan, merupakan beberapa indikasi adanya korupsi.
Tentu kita tidak boleh menyerah. Masyarakat pun didorong untuk tidak hanya pasrah. Upaya memberantas korupsi memerlukan partisipasi aktif dari publik. Laporkan segala indikasi korupsi, pungutan liar, ataupun kecurangan lainnya melalui banyak saluran.
Kelak mungkin keinginan untuk memberikan sanksi pemiskinan bagi para koruptor ataupun sanksi sosial dapat direalisasikan. Kita meyakini negeri ini sudah dekat dengan kemakmuran negara besar yang dicita-citakan dasar negara dan konstitusi.
Perilaku koruptif elite menjadi penghalang menuju Indonesia bertumbuh dan berkeadilan. Tanpa perilaku koruptif elite, Indonesia bisa bertumbuh secara adil dan merata. Sudahlah, korupsi itu kuno!
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved