Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKARANG ini tidak sulit untuk mengukur akal sehat orang. Tidak perlu melihat latar pendidikan atau kemapanan ekonomi, cukup lihat lini masa atau pembicaraan mereka di berbagai aplikasi pesan. Jika isinya berita-berita bohong alias hoax, celakalah kita. Sayangnya, inilah yang terjadi di masyarakat. Sehari-hari, dahsyatnya hoax begitu terasa.
Berbagai grup forum komunikasi berubah seperti medan perang ideologi. Begitu terpincutnya pada hoax, orang-orang itu sudah layaknya prajurit yang selalu punya tameng untuk menangkis logika ataupun fakta sebenarnya.
Bahkan, nilai-nilai agama ikut dibengkokkan demi mendukung hoax. Malah tidak sedikit yang menganggap hoax lumrah dan halal karena dianggap tetap ada hikmahnya.
Maraknya hoax juga dibuktikan penelitian yang dilakukan Ditjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika pada 2015. Mereka menemukan fakta banyak korban hoax ialah orang berintelektual tinggi. Titel mereka profesor dan doktor.
Ini jelas-jelas malapetaka. Lewat sosok-sosok anutan itulah daya rusak hoax menjadi berlipat. Ketika segala kata dan pemikiran mereka terbiasa menjadi rujukan, orang tidak akan lagi mempertanyakan kebenaran hoax. Alih-alih jadi pencerah, institusi-institusi pendidikan pun bisa ikut teracuni dan menjadi sarang penyebar kebencian.
Padahal, ketika sendi-sendi bangsa yang lain buntu dalam menghadapi permasalahan sosial, lembaga pendidikan semestinya jadi ujung tombak.
Lantas mengapa senja kala akal sehat yang demikian bisa terjadi pada bangsa ini? Jawabannya mungkin bukan cuma satu, tetapi sebenarnya juga bukan hal yang muluk-muluk.
Jika berkaca pada hasil penelitian Kemendikbud dan Kemenkominfo, ditemukan bahwa generasi belia justru tidak mudah terjangkit hoax. Generasi ini merupakan anak-anak yang lahir pada era teknologi digital.
Paparan teknologi sejak kecil membuat mereka lihai melacak sumber berita. Sikap mengecek ulang telah menjadi kebiasaan karena mereka juga paham liarnya rekayasa yang bisa dihasilkan dengan teknologi.
Sayangnya pada banyak generasi matang, kegaptekan teknologi itu bersatu dengan militansi naif. Karena itu, alih-alih menyisihkan waktu untuk belajar menggunakan teknologi, mereka lebih suka mengeklik ikon share.
Dalam kondisi ini, pemerintah memang perlu bertindak tegas dan cepat. Polri harus segera mengungkap motif dari sekitar 300 situs yang sudah terindikasi sebagai penyebar hoax. Pengungkapan motif pun harus segera diikuti dengan pemblokiran ataupun penutupan situs oleh kementerian terkait.
Tidak hanya itu, masyarakat pun harus ikut melaporkan situs ataupun akun yang terindikasi menyebarkan hoax. Kita juga harus memberanikan diri untuk mengedukasi sesama atau paling tidak terhadap orang-orang terdekat. Sudah saatnya kita sama-sama menyadari bahwa hoax adalah musuh bangsa.
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved