Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PERKEMBANGAN politik hari-hari ini sejatinya merupakan ujian bagi kepatuhan bangsa ini terhadap konsensus. Konsensus itu ialah bahwa NKRI dan kebinekaan merupakan jawaban dari keinginan para pendiri Republik ini untuk menyatukan seluruh elemen negeri dengan segala kemajemukan dan keberagaman dalam satu bingkai kebangsaan.
Taat kepada konsensus, terlebih dalam konteks kebangsaan, ialah mutlak. Perjuangan untuk merengkuh NKRI dan menghormati kebinekaan bukanlah perjuangan mudah dan murah. Banyak yang dipertaruhkan ketika anak-anak bangsa Indonesia menyepakati dua hal tersebut menjadi satu konsensus yang mesti dijaga rapat.
Karena itu, ketika ada ikhtiar dari pihak-pihak yang ingin merusak harmoni sekaligus menggerogoti persatuan yang dibangun dari fondasi NKRI dan kebinekaan, tanggung jawab seluruh anak bangsalah untuk menghentikannya. Di kala ada sebagian pihak yang salah memaknai NKRI dan ingin menggantikannya dengan paham yang mereka yakini benar, tugas kitalah untuk mengingatkan.
Negara tak boleh kalah. Aksioma itu boleh saja dianggap terlalu klise. Akan tetapi, dalam kaitan isu adanya upaya perongrongan terhadap NKRI, itu menjadi sangat relevan. Negara jelas tak boleh kalah terhadap apa pun atau siapa pun yang mencoba menyobek keutuhan, termasuk anasir yang oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian disebut tengah memanfaatkan situasi saat ini untuk menjatuhkan pemerintah.
Kapolri tentu tak main-main dengan pernyataannya. Ia secara khusus menyoroti rencana unjuk rasa 2 Desember 2016 yang menurutnya telah bergeser dari tujuan sebelumnya yang ingin mempermasalahkan proses hukum terhadap Basuki Tjahaja Purnama dalam kasus dugaan penistaan agama. Kapolri dan Panglima TNI mengaku telah mengendus adanya upaya penggulingan kekuasaan alias makar.
Namun, sekali lagi, negara tak boleh kalah. Terlampau mahal harganya bila negara ini membiarkan hal itu terjadi. Upaya penggulingan pemerintah, sekalipun itu baru sebatas deteksi dini dan amat sulit dilakukan, tetap mesti diwaspadai. Apalagi isu makar itu muncul di tengah polarisasi masyarakat yang kini semakin nyata. Sungguh, bila tak ada kewaspadaan tinggi dan antisipasi yang tepat, dua hal itu dapat saja berkolaborasi memercikkan bara api kekisruhan.
Pada perspektif ini, kita sangat menghargai upaya Presiden Joko Widodo yang terus menggalang pertemuan dengan elite-elite politik untuk menurunkan tensi politik yang harus diakui kian memanas belakangan ini. Dalam pertemuan-pertemuan itu, Presiden juga mengingatkan lagi pentingnya menguatkan kembali semangat pluralisme dan kebinekaan yang menjadi ciri khas dan pemersatu bangsa Indonesia.
Komunikasi politik ala Presiden itu terasa menyejukkan meski masih terbatas di tingkat elite. Karena itu, sudah sepatutnya pemerintah melanjutkan upaya itu dengan menjalin komunikasi politik yang lebih cair dengan rakyat.
Kesejukan itu juga mesti disebarkan ke bawah, kepada rakyat yang akan selalu menjadi korban ketika terjadi kekisruhan dan gonjang-ganjing kekuasaan. Ajaklah publik untuk mengingat kembali sekaligus merawat konsensus tentang kebangsaan, tentang NKRI, tentang kebinekaan.
Sebaliknya, kita mengecam sekeras-kerasnya bila ada pihak-pihak yang memanas-manasi rakyat untuk melawan pemerintahan yang terpilih secara demokratis. Pihak-pihak tersebut ialah orang-orang yang tidak sabar untuk segera berkuasa, tidak sabar menunggu sampai pemilu berikutnya. Sekali lagi negara dan rakyat tak boleh takluk menghadapi mereka.
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved