Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
DEMONSTRASI memang sebuah hal yang wajar dalam negara demokratis. Namun, dunia juga telah menyaksikan banyak kegagalan demonstrasi. Bukannya mengubah opini publik dan kebijakan pemerintah, justru tidak sedikit demonstrasi hanya berujung kekacauan. Sebaliknya, ada pula demonstrasi yang, meski tampak seperti riak kecil, bisa menciptakan perubahan besar. Keberhasilan demonstrasi itu tidak mesti terletak pada gelombang massa, tetapi lebih sering disebabkan kekuatan hal yang disuarakan.
Kesuksesan demonstrasi bisa saja tidak tercipta pada saat itu, tetapi saat masyarakat luas meneruskan suara mereka dalam berbagai bentuk. Hal itu bisa terjadi karena sejatinya demonstrasi hanyalah satu simpul dari rangkaian upaya perubahan. Simpul lainnya bisa terangkai, baik sebelum maupun sesudahnya. Para pengamat mobilisasi massa dunia bahkan menyebut rantai demonstrasi juga bisa menyangkut grup-grup yang melakukan lobi ke legislator dan pembuat kebijakan. Oleh karena itu, demonstrasi hanyalah pengingat atau cambuk agar suara perubahan tetap berjalan. Ketika fungsi pengingat itu telah berjalan, demonstrasi bahkan sudah bukan lagi simpul penentu perubahan. Demonstrasi yang direncanakan beberapa pihak pada 4 November besok tentunya sangat tidak diharapkan menjadi chaos. Namun, sejauh kita mendukung kebebasan bersuara melalui demonstrasi, layak pula kita mencoba menilik bagaimana simpul demonstrasi terhadap Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ini telah terangkai.
Dalam hal ini, sebenarnya kita dapat mengatakan jika massa menghendaki Ahok diproses secara hukum, kehendak itu sudah tercapai. Bagaimana tidak? Tidak hanya Kapolri, Presiden Joko Widodo pun telah menaruh perhatian pada tuntutan itu. Kepada para ulama yang diundang dalam dialog ke Istana Merdeka, Presiden menjamin tidak adanya intervensi terha¬dap penanganan kasus Ahok. Di sisi lain, Polri sudah mengu¬sut kasus tersebut, termasuk meminta keterangan dari Ahok yang datang ke Bareskrim Polri dan minta diperiksa.
Kinerja Polri dalam pengusutan kasus ini pun telah diapresiasi berbagai pihak, termasuk Kompolnas. Polri dinilai telah bekerja sesuai dengan jalur. Dari situ, sesungguhnya satu simpul telah terangkai dengan sendirinya. Tujuan yang ingin disuarakan dalam demo telah dijalankan lembaga negara. Dengan kondisi itu, sebenarnya efektivitas demo menjadi dipertanyakan. Semestinya kini seluruh elemen masyarakat menghormati proses hukum yang berjalan.
Pun, elite tidak perlu melontarkan pernyataan yang memanaskan suasana. Bukanlah negarawan bila ia melontarkan pernyataan yang terbawa perasaan alias baper, kata anak muda sekarang, yang justru mengompori keadaan. Di sisi lain, sesuai dengan amanat konstitusi, demonstrasi tetaplah hak warga negara yang harus dilindungi. Terkait dengan hal ini, kita pantas mengapresiasi langkah Polri yang menyiapkan pasukan lengkap dengan atribut human, seperti sorban dan peci.
Ketika empati budaya dan agama menjadi hal yang penting dalam masyarakat kita, upaya Polri itu dapat kita lihat sebagai wujud komunikasi untuk menciptakan suasana yang sejuk di tengah massa demonstrasi. Meski begitu, Polri tak semestinya mengurangi ketegasan bila demonstran berbuat anarkistis. Setiap pelanggaran dan ketidakpatutan dalam demonstrasi harus ditindak serius untuk mencegah potensi chaos.
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved