Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
HUBUNGAN antara pemerintah dan pemimpin umat menjadi hal yang tidak boleh dinafikan dalam perjalanan panjang bangsa Indonesia. Upaya menjaga keutuhan bangsa mesti dipikul bersama oleh umara dan ulama. Langkah Presiden Joko Widodo duduk bersama dengan pimpinan Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan Majelis Ulama Indonesia menegaskan komitmennya bahwa bangsa Indonesia mesti tetap utuh. Pertemuan di Istana Merdeka itu dilakukan sebagai bagian dari langkah agar Indonesia tidak terbelah hanya karena tensi panas dinamika politik pemilihan kepala daerah DKI Jakarta.
Presiden sebagai kepala pemerintahan menyadari peran ulama sangat dibutuhkan dalam membangun dan memperkukuh kehidupan berbangsa. Ulama berperan menjaga umat, memberikan peringatan, dan memberikan tuntunan melalui pesan yang sejuk sehingga kerukunan yang selama ini terjalin bisa tetap terjaga. Silaturahim tersebut tak ayal merupakan upaya untuk tetap menjaga keindonesiaan yang memiliki suku, agama, dan ras yang beragam di tengah rencana unjuk rasa lusa, 4 November.
Terus terang, hiruk pikuk di media sosial mengenai rencana aksi menuntut proses hukum terhadap Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok karena menyitir ayat Alquran membuat publik waspada, bahkan takut. Ia seakan bara di tengah perhelatan pilkada DKI Jakarta. Pilkada sejatinya sebuah perhelatan demokrasi untuk melahirkan pemimpin. Pilkada ialah momentum penyatuan keinginan demi mendapatkan pemimpin yang bisa diandalkan untuk menghadirkan kesejahteraan, bukan malah menjadi ajang pemecah belah. Pilkada semestinya berlangsung sejuk bagi bangsa majemuk.
Satu hal penting yang terungkap dalam pertemuan tersebut ialah Presiden menegaskan kepada para ulama bahwa dirinya tidak akan mengintervensi proses hukum terhadap Ahok yang dituding menistakan agama dan kitab suci. Presiden menyerahkan sepenuhnya proses hukum itu ke jalur hukum oleh penegak hukum. Presiden berkomitmen bahwa Polri terus memproses perkara tersebut.
Faktanya, Polri juga sudah meminta keterangan dari Ahok yang berinisiatif datang ke Bareskrim Polri, pekan lalu, untuk diperiksa. Polri juga sudah meminta keterangan beberapa saksi, ahli bahasa, dan ahli agama. Artinya, Polri tidak berdiam diri. Mereka sudah mulai menunaikan tugas mengusut perkara itu. Oleh karena itu, kita selayaknya memercayakan penanganan perkara tersebut kepada Polri.
Tanpa itu, perkara tersebut akan berkembang liar yang tentu saja bisa berdampak liar pula. Para ulama pun bersepakat bahwa kasus itu sudah keluar dari konteks hukum, berkembang tidak menentu yang kemudian dikaitkan ke berbagai masalah yang tidak proporsional lagi dan lebih serong ke ranah politik. Ketika bangsa ini sudah sepakat bahwa hukum harus dijadikan pegangan utama dalam menyelesaikan setiap perkara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, di saat itu pula kita menyerahkan kepercayaan kepada para penegak hukum.
Hukum mesti tegak lurus, tidak boleh serong ke kiri atau serong kanan. Penegakan hukum tidak boleh dibayangi kepentingan dan tekanan politik. Penegak hukum mesti berjalan di rel hukum dalam menuntaskan setiap perkara, termasuk kasus dugaan penistaan agama yang dituduhkan kepada Ahok. Hukum pantang berjalan karena penetrasi kelompok tertentu sehingga menjadikan prosesnya tidak lagi murni berdasarkan pertimbangan hukum. Jangan sampai penegak hukum dijadikan alat untuk memenuhi kepentingan politik.
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved