Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSAHABATAN memang tidak selamanya terpuji. Seperti yang dilakukan banyak pejabat belakangan ini, persahabatan bahkan bisa melukai bangsa sendiri. Sejumlah pejabat tinggi negara silih berganti menjenguk mantan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman. Irman mendekam di Rutan KPK di Pomdam Jaya Guntur lantaran tersangkut kasus suap distribusi gula impor Rp100 juta.
Deretan pejabat yang mengunjungi Irman mungkin lebih panjang jika dibandingkan dengan deretan pejabat yang menengok daerah bencana. Tidak hanya pimpinan parlemen, petinggi kabinet pun berderet ada dalam daftar tamu Irman. Demi persahabatan, begitulah alasan para pejabat. Alasan itu makin membuat heran karena berkebalikan dengan upaya pemberian sanksi sosial bagi koruptor.
Sanksi sosial merupakan kebijakan yang tengah didorong para praktisi hukum. Presiden Joko Widodo juga mempertimbangkan berbagai bentuk sanksi sosial untuk menjerakan koruptor. Sanksi itu diperlukan karena nyatanya kurungan penjara dan penyitaan harta tidak cukup menampar wajah koruptor. Tidak jarang para maling negara itu bahkan disambut bagai pahlawan saat kembali ke rumah ataupun daerah mereka. Mereka pun tanpa rasa malu segera kembali ke panggung publik.
Di tengah semangat mendorong pemberian sanksi sosial kepada koruptor, pejabat negara semestinya menjadi contoh terdepan dalam memberikan sanksi sosial. Namun, jangankan menjadi pionir sanksi, mereka malah memilih menjadi 'penghibur' koruptor.
Para pejabat bahkan juga seolah tidak sabar untuk menunggu putusan hukum dijatuhkan. Padahal, kunjungan yang dilakukan terhadap seseorang, baik yang masih berstatus tersangka ataupun terdakwa, sangat tak etis karena boleh jadi memengaruhi putusan hukum. Jauh lebih elok jika para pejabat bertandang ketika pelaku korupsi sudah berstatus terpidana. Kunjungan mereka tak akan memengaruhi keputusan hukum.
Segala sepak terjang pejabat publik tentu menjadi sorotan masyarakat. Para pengamat atau aktivis antikorupsi menilai kunjungan kepada tersangka korupsi tidak etis. Oleh karena itu, sudah sepantasnya kunjungan semacam itu dihentikan. Bila itu terus dipertontonkan, jangan salahkan bila publik curiga ada sesuatu di balik kunjungan tersebut.
Ketegasan sikap dan keberanian dari pejabat negara sangatlah dibutuhkan karena korupsi telah menjadi kejahatan yang sering dikatakan telah membudaya. Artinya, korupsi telah memengaruhi hingga ke mental sehingga ia diterima sebagai kewajaran.
Rantai kebobrokan ini hanya bisa diputus jika setiap orang, khususnya para pejabat, memiliki integritas total dalam memberantas korupsi. Integritas inilah yang sebenarnya dipercaya para pemikir dunia menjadi cara mujarab untuk memberantas korupsi. Integritas, terutama dari para tokoh, akan menjadi motor untuk menggerakkan kekuatan rakyat dalam turut serta memberantas korupsi. Apa jadinya jika rakyat justru diberi contoh buruk dalam bersikap terhadap koruptor?
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved