Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PILKADA semestinya menjadi mekanisme untuk menghasilkan kepala daerah yang mumpuni, punya integritas dan kapabilitas. Hanya kepala daerah dengan kualitas semacam itu yang sanggup membangun daerah demi kesejahteraan rakyat di daerah. Akan tetapi, banyak kepala daerah yang tak punya integritas dan tersangkut oleh perkara korupsi. Alih-alih menyejahterakan, kepala daerah model begitu malah menyengsarakan rakyat. Itu artinya sebagian pilkada justru memproduksi koruptor di daerah.
Proses rekrutmen calon kepala daerah sering dituding sebagai pangkalnya. Kandidat mesti ‘membeli’ partai politik sebagai ‘perahu politik’ yang akan mengantarkannya meng¬arungi samudra rivalitas pilkada. Terjadilah apa yang lazim disebut politik transaksional. Ketika berhasil duduk di tampuk kekuasaan, kepala daerah pun mulai ‘menuntut’ kembali duit mahar politik yang jumlahnya terkadang sangat fantastis itu dengan segala cara. Bahkan, tak jarang kepala daerah yang tak ragu untuk korupsi agar balik modal dan mendapatkan keuntungan.
Calon independen menjadi salah satu jawaban untuk menepis atau paling tidak mengurangi praktik politik transaksional tersebut. Kandidat independen maju tanpa harus ‘membeli’ partai politik. Mereka maju karena mendapat dukungan rakyat. Dalam konteks meminimalkan politik transaksional, banyaknya kandidat independen pada Pilkada 2015, meski hanya sebagian kecil yang menang, mesti kita sambut dengan penuh sukacita. Begitu pula banyaknya kandidat independen pada Pilkada 2017, meski tak sebanyak Pilkada 2015 karena jumlah pilkadanya lebih sedikit, harus kita sambut dengan gegap gempita politik.
Bukan tidak mungkin, akan semakin banyak kandidat independen pada pilkada-pilkada di masa depan. Semakin banyak kandidat independen, tentu semakin besar peluang mereka memenangi pilkada. Itu tentu tantangan, mungkin juga ancaman, bagi eksistensi parpol. Oleh karena itu, parpol mesti mengubah pola rekrutmen kandidat. Bila selama ini kandidat yang melamar parpol, kini giliran parpol yang melamar kandidat.
Kita tahu melamar memerlukan mahar. Bila yang melamar kandidat, sang kandidat harus membayar mahar. Itulah pangkal politik transaksional yang ujung-ujungnya cuma memproduksi kepala daerah merangkap koruptor. Sebaliknya, bila parpol yang melamar kandidat, parpol akan all out. Mereka mengongkosi seluruh biaya sang calon demi memenangi pilkada. Bahkan meterai pun parpol yang membelikan.
Kandidat yang dilamar parpol mestilah orang baik. Orang yang baik integritas dan kapabilitasnya tak bakal korupsi dan akan mampu membangun daerah. Sejumlah kandidat independen dikenal sebagai orang yang relatif baik integritas dan kapabilitasnya. Logika umum mengatakan, kalau tidak baik, mana mungkin rakyat secara sukarela mengusungnya.
Dalam konteks ini, tidak ada salahnya, bukan dosa politik, bila parpol mendukung dan memperjuangkan kemenangan kandidat independen, sejauh parpol menganggap sang kandidat orang baik. Memang, akan lebih baik bila parpol membenahi pola kaderisasi mereka. Kaderisasi parpol harus menciptakan calon pemimpin yang baik, berintegritas, dan punya kapasitas. Dengan begitu, parpol tak perlu repot-repot membuka lamaran sekalian meminta mahar. Usung saja kader terbaik mereka. Parpol mungkin cuma perlu berkoalisi untuk memenangkan sang kader di pilkada.
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved