Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
HAKIM dan panitera keduanya berperan kunci dalam sistem peradilan yang bebas korupsi. Jika hakim dan panitera kompeten, bersih, dan bermartabat, produk putusan yang dihasilkan pun dapat diharapkan memenuhi rasa keadilan. Sebaliknya, jika keduanya korup, martabat hukum bakal jatuh menjadi komoditas yang dapat dipejualbelikan. Ironisnya, kondisi terakhir itulah yang banyak kita saksikan belakangan ini.
Setelah menangkap panitera Sekretaris PN Jakarta Pusat Edy Nasution, juga dua hakim Pengadilan Tipikor Bengkulu Janner Purba dan Toton, Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap seorang panitera. Ia merupakan panitera pengganti di PN Jakarta Utara, Rohadi. Rohadi tertangkap tangan, Rabu (15/6), saat menerima suap Rp250 juta dari Samsul Hidayatullah, kakak pedangdut Saipul Jamil, bersama pengacara Saipul, Bertha Natalia Ruruk Kariman dan Kasman Sangaji.
Uang diduga diberikan kepada Rohadi guna memengaruhi putusan hakim terkait dengan perkara pelecehan seksual terhadap anak oleh Saipul Jamil. Kita terkesiap dengan fakta bahwa suap-menyuap hakim dan panitera ternyata sudah dilakukan demikian luas dan masif. Operasi tangkap tangan yang bertubi-tubi dan diberitakan media massa ternyata tak serta-merta membuat hakim dan panitera korup jera. Kita khawatir kasus tertangkapnya Rohadi belum akan menjadi kasus tangkap tangan terakhir yang menimpa panitera dan hakim korup.
Dari kasus yang terakhir, kita melihat praktik suap itu berspektrum luas. Artinya, suap terhadap hakim dan panitera berlangsung tidak hanya di pusat, tetapi juga di daerah. Kasus suap juga terjadi pada hampir semua jenis kasus, mulai kasus korupsi, sengketa ekonomi, hingga pelecehan seksual.
Dari gambaran itu, kita melihat KPK sepertinya tengah menangkap benang merah dari berbagai pola korupsi. KPK pun terlihat memahami bahwa praktik suap-menyuap di ranah peradilan yang berlangsung di kantor-kantor pengadilan negeri, pengadilan tinggi, dan Mahkamah Agung memiliki pola terorganisasi dan melibatkan jaringan lintas sektoral. Kita mencermati KPK tengah bekerja keras untuk memberangus jaringan terorganisasi yang menjalankan operasi tersebut.
Akan tetapi, kita juga menangkap isyarat KPK terkadang kerepotan dan terkendala oleh campur tangan invisible hands. Saat mengusut dugaan keterlibatan Sekretaris MA Nurhadi Abdurachman, misalnya, KPK terlihat tidak lugas. Selain telah mengamankan sejumlah barang bukti, memeriksa yang bersangkutan lima kali, KPK seperti kesulitan meningkatkan status Nurhadi dari saksi menjadi tersangka. Padahal, posisi Nurhadi patut diduga sangat sentral dalam pusaran berbagai kasus yang diduga melibatkan mafia peradilan.
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan bahkan telah menyebut pembersihan peradilan itu didahulukan dengan penindakan terhadap Nurhadi. Nyatanya tak sesederhana itu. Royani, saksi kunci yang diduga terkait dengan keterlibatan Nurhadi, misalnya, tidak bisa dihadirkan, juga empat ajudan Nurhadi yang kesemuanya anggota Polri. Karena itu, kita mendukung penuh KPK agar tidak takut dan ragu menangani perkara itu. Kapolri pun kita desak agar membantu KPK menghadirkan kelima saksi kunci tersebut, bukan sebaliknya tergoda ikut menjadi invisible hand yang mempersulit kinerja KPK.
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved