Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAIK-BAIKNYA politik luar negeri ialah politik keseimbangan. Politik keseimbangan akan menghindarkan kita dari dominasi dan kooptasi negara lain. Politik keseimbangan menjadikan kita punya posisi tawar tinggi ketika berhadapan dengan negara lain. Kita bebas hendak bekerja sama dengan negara mana pun.
Itulah sebabnya sejak awal bangsa ini mencanangkan politik bebas aktif dalam politik luar negeri. Kita bebas sekaligus aktif bekerja sama dengan negara mana pun. Kita bukan bagian dari blok mana pun. Akan tetapi, kita tak sepenuhnya menjalankan politik bebas aktif itu. Tidak mudah memang memainkan politik bebas aktif di antara dua kekuatan adidaya ketika itu, yakni Amerika Serikat dan Uni Soviet.
Suatu masa di era pemerintahan Soekarno, negara ini berkiblat ke Uni Soviet. Di masa Presiden Soeharto, Indonesia cenderung berkiblat ke Amerika Serikat dan Barat. Ketika Uni Soviet runtuh, Amerika dan Barat plus Jepang seperti menjadi satu-satunya kekuatan ekonomi-politik dunia. Namun, kini tampil kekuatan ekonomi-politik baru, yakni Tiongkok. Ada pula Rusia sebagai ahli waris utama kebesaran Soviet.
Pemerintahan Jokowi seperti dihadapkan untuk memilih lebih berkiblat pada Tiongkok atau AS-Jepang. Ketika Presiden Jokowi memutuskan bekerja sama dengan Tiongkok, bukan Jepang, dalam proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, orang menuduh Jokowi lebih berkiblat ke Tiongkok. Orang pun meramalkan Jepang bakal berang. Sesungguhnya tidaklah mudah bagi Jepang mengabaikan begitu saja Indonesia secara ekonomi. Pada titik tertentu, ‘Negeri Sakura’ itu bahkan bergantung kepada kita. Lihatlah bahwa Indonesia ialah negara nomor wahid tujuan ekspor otomotif Jepang.
Undangan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe kepada Presiden Jokowi untuk menghadiri KTT G-7 Outreach di Jepang pekan lalu bisa dibaca sebagai pengakuan betapa pentingnya posisi Indonesia bagi Jepang dan negara negara G-7. Akan tetapi, kita tak boleh besar kepala, tidak mentang-mentang, dan tetap menghargai Jepang sebagai salah satu ‘saudara tua’ dalam kerja sama ekonomi.
Dalam konteks ini, sangatlah tepat ketika Presiden Jokowi mematangkan kerja sama dalam proyek kereta sedang Jakarta-Surabaya dengan Shinzo Abe di sela-sela pertemuan KTT G-7 tersebut. Dalam konteks politik-ekonomi luar negeri, Presiden Jokowi bisa dikatakan tengah memainkan politik keseimbangan. Dia berusaha menyeimbangkan kerja sama ekonomi dengan Tiongkok dan Jepang, bukan membikinnya berat sebelah. Dia bermain cantik dalam menghadapi para raksasa ekonomi dunia.
Indonesia, karena ketersediaan sumber daya alam dan energi, bonus demografi, serta percepatan pembangunan infrastruktur, punya potensi ekonomi sangat besar. Negara-negara lain pasti berkepentingan menjalin kerja sama ekonomi, juga politik, dengan Indonesia. Posisi strategis itu semestinya menjadikan kita lebih piawai lagi mengelola politik keseimbangan. Jangan biarkan negara lain mendikte kita sehingga kerja sama ekonomi lebih menguntungkan negara lain tersebut.
Kita selayaknya memiliki posisi tawar tinggi sehingga kerja sama ekonomi relatif seimbang alias menguntungkan kedua pihak, bukan lebih menguntungkan negara lain seperti sebelumnya. Dalam setiap kerja sama dengan negara lain, kepentingan nasional kita menjadi pertaruhannya. Kita merupakan negara besar. Janganlah kita mengecilkan diri dengan mencondongkan posisi kita pada satu kekuatan ekonomi-politik tertentu.
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved