Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KABAR tentang adanya mafia peradilan yang bercokol di tubuh Mahkamah Agung (MA) telah sejak lama terdengar. Layaknya rahasia umum, banyak orang yang pernah bersinggungan dengan MA sudah mafhum tentang permainan perkara di lembaga itu. Alur penanganan perkara yang mencapai 27 tahap menimbulkan banyak celah bagi praktik 'menduitkan' proses ataupun hasilnya. Upaya MA untuk menutup celah-celah penyelewengan tampak hanya sekadarnya. Basa-basi saja.
Buktinya, belum lama ini, dalam waktu berdekatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap dua orang yang tengah menerima suap penanganan perkara. Pertama Kasubdit Kamar Perdata dan Peninjauan Kembali MA Andri Triastianto Sutrisna dan kedua panitera/Sekretaris Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Edy Nasution.
Keduanya mulai terungkap sebagai bagian dari tentakel mafia peradilan di MA. Kasus Andri mengarah ke keterlibatan hakim agung MA, sedangkan Edy mengantar ke peranan Sekretaris MA Nurhadi. Rekaman percakapan melalui aplikasi Blackberry Messenger antara Andri dan koleganya, Kosidah, dibeberkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta pada Senin (16/5) lalu. Perbincangan mereka mengesankan bahwa permainan perkara sudah biasa dengan bantuan hakim-hakim agung tertentu.
Bersamaan dengan itu, ada hakim-hakim yang mereka hindari. Tentu saja, hal tersebut disebabkan hakim yang bersangkutan tidak bisa diajak kerja sama untuk memainkan perkara. Begitu hafalnya mereka jalan-jalan yang dianggap aman dalam menjalankan aksi kotor. Harus diakui, tidak gampang bagi KPK untuk membongkar mafia permainan perkara yang notabene terdiri atas orang-orang yang sangat memahami seluk-beluk hukum. Dengan pemahaman yang kuat tentang proses penegakan hukum, mereka amat lihai menutupi jejak kejahatan.
Nama-nama bisa saja disebut di pengadilan atau diungkapkan para saksi dan tersangka, tetapi proses pembuktiannya tidak semudah mengucapkan. Hingga kini, KPK pun masih kesulitan mengumpulkan bukti-bukti kendati terdapat dugaan kuat keterlibatan Sekretaris MA dalam berbagai praktik suap di MA.
Meski begitu, kita amat berharap KPK tidak patah semangat. Sikap pandang bulu, segan, dan ragu-ragu dalam memeriksa pihak-pihak yang diduga terlibat mesti disingkirkan. Mafia peradilan harus dapat terbongkar sampai tuntas.
Langkah tegas MA menghilangkan celah penyelewengan juga kita nantikan. Yang korup bukanlah institusi MA, melainkan orang-orang culas yang bernaung di dalamnya. Ini kesempatan MA mengembalikan kepercayaan rakyat terhadap peradilan.
Adanya hakim-hakim yang dihindari mafia peradilan menunjukkan MA disokong pula oleh orang-orang yang memiliki hati bersih dan niat yang suci dalam mengangkat pedang keadilan. Mereka memang tidak banyak, tetapi tetap bisa menjadi modal yang kuat untuk memulai reformasi di tubuh MA.
'
Momentum bersih-bersih garda terakhir peradilan jangan sampai terlewatkan. Habisi kepongahan para mafia yang menganggap mereka bisa membengkokkan yang lurus, membenarkan yang salah, dan mengabaikan putusan. Tujuannya tiada lain agar keadilan tegak berdiri di seantero negeri.
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved