Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TINGKAT kepercayaan publik terhadap Mahkamah Agung (MA) berjalan paralel dengan level integritas dan kredibilitas aparat di lembaga itu.
Semakin tinggi integritas dan kredibilitas aparat di MA, semakin tinggi pula tingkat kepercayaan publik kepada lembaga yang disebut sebagai benteng terakhir bagi penegakan hukum itu.
Akan tetapi, tidak selamanya tingkat integritas dan kredibilitas aparat di MA sesuai dengan ekspektasi publik.
Dalam kasus terakhir, integritas aparat di lembaga itu bahkan semakin dipertanyakan.
Setelah menangkap tangan Kepala Subdit Kasasi dan Peninjauan Kembali (PK) Perdata Khusus Direktorat Pranata dan Tata Laksana Perkara Perdata MA Andri Tristianto Sutrisna beberapa waktu lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjerat seorang aparat yang menjadi perantara pengurusan perkara di MA.
Dalam sebuah operasi tangkap tangan, Rabu (20/4), KPK menangkap Panitera/Sekretaris PN Jakarta Pusat Edy Nasution.
Edy ditangkap KPK setelah menerima uang dari Doddy Aryanto Supeno, diduga perantara dari PT Paramount Enterprise yang sedang mengajukan PK.
Dari pengembangan operasi tangkap tangan terhadap Edy dan Doddy yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka, kemarin, KPK menggeledah ruangan kerja dan rumah pribadi Sekretaris MA Nurhadi.
Di lokasi itu, petugas KPK menemukan sejumlah uang dan dokumen yang diduga terkait dengan sejumlah perkara.
Serangkaian operasi KPK tersebut menyodorkan fakta tentang adanya proses pengurusan perkara yang dilakukan hingga ke level PK di MA.
Pengurusan itu diduga sarat dugaan praktik suap-menyuap.
Fakta-fakta itu, suka tidak suka, membuat persepsi publik terhadap MA menjadi semakin tidak positif.
Jika menerima suap untuk pengurusan PK, Edy tentu tidak bertindak sendiri.
Karena otoritas pengurusan PK berada di lembaga MA, secara otomatis patut diduga ada oknum di benteng terakhir penegakan hukum itu yang bermain bersama Edy.
Fakta bahwa kemudian KPK menggeledah ruangan Sekjen MA Nurhadi dan membawa sejumlah dokumen dan uang tunai, serta mencekalnya, belum menjadi konfirmasi bahwa pejabat senior di MA tersebut terlibat dalam kasus perdagangan perkara.
Asas praduga tidak bersalah sepatutnya tetap kita terapkan dalam menyoroti kasus itu.
Akan tetapi, kita mendesak KPK untuk mengusut hingga tuntas dugaan suap dalam kasus pengurusan PK tersebut.
Pengusutan tuntas itu mendesak. Setelah penangkapan Andri Tristianto Sutrisna, upaya suap dalam pengurusan PK masih saja berlangsung, seperti yang terjadi pada kasus operasi tangkap tangan terhadap Edy.
Artinya, baik Andri maupun Edy jelas bukan pemain tunggal.
Kita sependapat dengan KPK bahwa baik Andri maupun Edy hanyalah 'gunung es' dari persoalan di MA. Kita pun percaya KPK sudah memiliki skema terbaik untuk mengungkap dan membongkar 'gunung es' di lembaga tersebut.
Kita mendukung sepenuhnya KPK dalam menuntaskan kasus di lembaga itu.
Semakin tuntas persoalan 'gunung es' diungkap dan dibongkar, akan semakin baik hal itu bagi MA.
'Gunung es' di MA itu identik dengan praktik yang sarat moral hazard.
Ia telah menyandera lembaga MA.
Karena itu, KPK harus membongkar praktik yang membuat benteng terakhir penegakan hukum itu goyah.
Bila benteng terakhir keadilan bernama MA telah jebol, ke mana lagi rakyat mencari keadilan?
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved