Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KESEPAKATAN antara Presiden dan DPR untuk menunda revisi Undang-Undang tentang Komisi Pemberantasan Korupsi menjadi bukti sekali lagi bahwa lembaga antirasywah itu masih yang paling dipercaya untuk mengenyahkan korupsi dari negeri ini.
Penegak hukum satu ini harus diakui mampu mencuri hati publik dengan kemampuan dan kecepatan mereka melakukan penindakan perkara korupsi.
Itu sesungguhnya bisa menjadi modal KPK jilid IV untuk menjalankan fungsi pencegahan dan pemberantasan korupsi.
Tugas terberat mereka ialah menyelesaikan kasus-kasus yang tertunggak.
Ketua KPK Agus Rahardjo menyebut saat ini ada 42 kasus yang tertunggak sebagai warisan masa lalu.
Perkara-perkara itu seperti berada dalam ruang gelap, tak jelas kapan bakal naik status.
Inilah 'pekerjaan rumah' paling mendesak yang mesti diselesaikan KPK saat ini di bawah komando Agus Rahardjo.
Kepercayaan rakyat yang tinggi jelas tak boleh disia-siakan. Ia terlalu berharga untuk disepelekan.
Warisan kasus masa lalu mesti dapat cepat dibereskan agar KPK tak mirip seperti gudang penyimpanan barang-barang terbengkalai.
Jangan sampai justru pimpinan KPK periode ini mewariskan lagi warisan usang itu ke penerus mereka kelak.
Ini juga menjadi pelajaran penting, sangat penting, agar langkah KPK dalam menangani perkara korupsi di masa mendatang tak cuma mengandalkan kecepatan, tapi juga kecermatan, kedalaman, dan ketelitian.
Tentu tak elok jika akhirnya persepsi yang tertanam tentang KPK ialah 'hajar dulu, urusan belakang, yang penting menindak dahulu, kelengkapan bukti kemudian'.
Ketika KPK tak memiliki kemewahan menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3), di situlah semestinya keakuratan sekaligus kehati-hatian dalam penyelidikan sebuah perkara dimulai.
Jika kedua hal itu tak dijadikan ujung belati, boleh jadi akan ada banyak luka gara-gara ayunan belati yang tak terkontrol.
Celakanya, luka itu tak bisa 'disembuhkan' karena KPK tak punya exit strategy.
Kini bolehlah kita berharap kepada pimpinan KPK yang dua hari lalu kembali berjanji akan menyelesaikan tunggakan 42 kasus itu secara cepat.
Mereka berencana menyinergikan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan sehingga kasus-kasus lawas itu dapat segera dirampungkan.
Tak manusiawi juga menggantung nasib orang-orang yang telanjur dijadikan tersangka.
Tentu tak mudah, apalagi, mungkin, ada beberapa dari kasus-kasus tersebut sejatinya memang lemah dari sisi kelengkapan alat bukti.
Dalam kasus seperti itu, KPK mestinya tidak memaksakan diri, kemudian menyerahkan kasusnya ke pengadilan tipikor dan melemparkan bola panas tersebut ke tangan hakim.
Ketimbang mengumbar janji penuntasan, alangkah lebih baik apabila KPK memetakan lagi penyebab 42 kasus tersebut hingga bisa mangkrak sedemikian lama.
Dengan mengetahui persoalan, KPK bisa menentukan jalan keluar apa yang mesti dilakukan meskipun fakta ketiadaan instrumen SP3 bakal cukup membingungkan dalam mencari solusi.
Kita juga hendak mengingatkan penuntasan warisan kasus hanyalah sebagian dari tugas besar KPK dalam memberangus kejahatan luar biasa bernama korupsi.
Kasus-kasus baru bakal terus bermunculan yang sudah tentu memerlukan tangan kukuh KPK untuk membendungnya.
Karena itu, sebaiknya simpan janji-janji itu dan mulailah bekerja.
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved