Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PIMPINAN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2015-2019 dilantik Presiden Joko Widodo, Senin (21/12), berbekal rnkeraguan banyak pihak atas kemauan dan kemampuan mereka memberantas korupsi. Keraguan itulah yang mesti dijawab Agus Rahardjo dan kawan-kawan.
Tatkala pimpinan KPK berganti, saat itu pula tugas dan tanggung jawab beralih. Pun demikian dengan yang mesti dihadapi limarn pemimpin KPK, yakni Agus Rahardjo sebagai ketua plus wakil ketua Basaria Panjaitan, Alexander Marwata, Saut Situmorang, dan Laode Muhammad Syarif. Beban yang mereka sandang jelas tak ringan. Di saat rnekspektasi publik akan kegarangan negara melawan korupsi kian meninggi, pesimisme terhadap KPK periode IV pun rapat mengiringi.
Namun, tidaklah adil jika kita langsung menghukum bahwa mereka tak pantas memimpin KPK. Memberikan mereka kesempatan jauh lebih fair. Mereka pun telah siap menepis pesimisme masyarakat. Dengan mengusung visi pencegahan sebagai agenda utama tanpa mengesampingkan aspek penindakan, mereka optimistis bisa meminimalkan praktik-praktik rnkorupsi yang sudah berurat berakar di Republik ini.
Kini, kesempatan unjuk bukti telah dibentangkan untuk komisioner baru KPK. Sorotan tajam publik akan terus mengarah, apakah kesiapan mereka sekadar pemanis kata atau mereka memang pantas memikul jabatan nan mulia itu.
Tentu, hanya kerja nyata yang bisa menjawab keraguan rnrakyat. Hanya ketegasan terhadap korupsi tanpa batas ruang dan waktu yang bisa membalikkan pesimisme menjadi optimisme publik. KPK memang tak cuma harus menyelesaikan kasus-kasus korupsi anyar, tetapi juga mesti menuntaskan perkara-perkara lama.
Amat banyak kasus lawas yang sampai saat ini rnmangkrak. Betul bahwa di penghujung masa jabatan, pimpinan KPK jilid III berusaha tancap gas. Di saat-saat terakhir, beberapa kasus mereka tingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan. Sebut saja kasus pengadaan quay container crane di PT Pelindo II dengan tersangka Dirut PT Pelindo II Richard Joost Lino.
KPK juga menggeber kasus pembangunan pusat olahraga Hambalang dengan menetapkan Choel Mallarangeng sebagai tersangka. Namun, daftar antre masih sangat panjang. Kasus surat keterangan lunas BLBI, kasus dana talangan Bank Century, dan kasus e-KTP dengan potensi kerugian negara ratusan triliun rupiah, misalnya, sudah sangat lama tak kunjung diselesaikan. Belum lagi kasus-kasus lain yang juga harus dituntaskan agar tidak terus menjadi utang sejarah.
Kita juga perlu mengingatkan komisioner baru KPK untuk tak mengulang kesalahan pendahulu mereka yang cenderung bekerja rnberprinsipkan kejar setoran atau kejar tayang. Sudah saatnya pola 'tetapkan dulu tersangka soal bukti urusan belakangan' dikubur dalam-dalam. Pola itulah yang membuat perkara menumpuk di KPK. Nasib tersangka pun terkatung-katung karena tak diperiksa jua hingga berbulan-bulan.
Dalam konteks inilah, kita mesti membuka ruang bagi rnKPK untuk menghentikan penyidikan seperti diusulkan dalam revisi UU KPK.rn Perubahan selalu membawa harapan. Harapan itulah yang kita sandarkan dirn pundak pimpinan baru KPK agar mereka bekerja lebih profesional sehingga dari hari ke hari korupsi kian tereliminasi dari negeri ini.
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved