MESKI ekonomi lesu, prosesi mudik di Lebaran tahun ini bakal tetap semarak. Kementerian Perhubungan memprediksi 27 juta orang akan pulang ke kampung halaman.
Bahkan budaya mudik menjadi momentum untuk menggairahkan ekonomi karena di sana ada mekanisme konsumsi. Bukankah ekonomi kita digerakkan oleh konsumsi?
Untuk periode Lebaran kali ini, Bank Indonesia memprediksi kebutuhan uang tunai saja mencapai Rp125 triliun. Bahkan, ada adagium mudik itu bagi-bagi rezeki. Bukan sekadar berbagi rezeki untuk sanak saudara, melainkan berbagi rezeki dalam arti luas, menggeliatkan perekonomian di daerah.
Uang sebesar itu akan mengalir ke daerah, bergerak bersama dengan para pemudik. Mudik dapat menjadi proses mengalirnya dana serta sumber daya materi dari kota ke desa. Proses itu jelas membuka kesempatan bagi daerah untuk mendapatkan pemasukan nonpendapatan asli daerah (PAD).
Para perantau di kota besar bekerja keras, mengumpulkan tabungan, lalu dibelanjakan saat Lebaran.
Namun, tak hanya cerita manis yang ada di balik drama mudik. Dari tahun ke tahun, mudik masih saja menyisakan kisah pilu. Kecelakaan terus membayangi tradisi mudik. Tahun lalu, 515 orang meninggal dalam perjalanan, akumulasi dari H-7 hingga H+3.
Seiring dengan naiknya arus mudik, tentu pekerjaan pemerintah akan lebih berat. Jumlah penumpang angkutan umum melonjak. Misalkan angkutan penyeberangan diperkirakan naik 3,58%, kereta api 8,54%, laut 3,05%, dan udara 2%. Hanya angkutan darat yang mengalami penurunan.
Namun, jumlah orang yang menggunakan mobil dan motor pribadi untuk mudik justru bertambah. Pertumbuhan volume mobil pribadi diprediksi mencapai 5,8%. Adapun sepeda motor tumbuh rata-rata 7,77%. Persiapan harus matang karena moda transportasi itulah yang tercatat paling banyak mengalami kecelakaan.
Pemerintah harus matang mempersiapkan sarana dan prasarana selama mudik. Keselamatan harus jadi parameter utama. Miris rasanya membaca kabar ratusan orang meninggal di jalan raya setiap tahun selama Lebaran.
Upaya pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla untuk mempercepat persiapan sarana mudik telah dilakukan. Tol Cikopo-Palimanan akan mengurai benang kusut kemacetan di jalur pantura, yang selama ini menjadi rutinitas.
Penyediaan angkutan kapal laut gratis untuk pemudik menggunakan sepeda motor akan membuat tingkat kecelakaan bisa ditekan. Namun, hal itu belum efektif karena masih banyak pemudik menggunakan sepeda motor, bahkan diprediksi akan meningkat.
Masih banyak yang harus dibenahi untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap pemudik, termasuk masalah infrastruktur jalan. Selain itu, kerja lebih keras seluruh instansi amat dibutuhkan terutama polisi lalu lintas yang mengatur arus mudik dan arus balik Lebaran. Begitu pula, pihak berwenang harus memastikan armada bus umum memenuhi standar fisik dan pelayanan yang baik.
Keberhasilan dalam manajemen arus mudik dan balik akan menjadi catatan harum tersendiri bagi pemerintahan Presiden Jokowi. Negara harus memastikan para pemudik selamat mengantar rezeki mereka, bukan nyawa mereka.
Berita Lainnya
-
28/4/2026 05:00
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
-
27/4/2026 05:00
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
-
25/4/2026 05:00
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
-
24/4/2026 05:00
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
-
23/4/2026 05:00
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
-
22/4/2026 05:00
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
-
21/4/2026 05:00
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
-
20/4/2026 05:00
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
-
18/4/2026 05:00
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
-
17/4/2026 05:00
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
-
16/4/2026 05:00
AKSI premanisme kembali mengoyak rasa aman publik.
-
15/4/2026 05:00
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
-
14/4/2026 05:00
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
-
13/4/2026 05:00
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
-
11/4/2026 05:00
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
-
10/4/2026 05:00
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.