KEUNGGULAN dan keandalan transportasi laut menjadi keniscayaan jika ingin mewujudkan negeri kepulauan yang jaya dan makmur. Tanpa dukungan infrastruktur kelautan, negeri maritim hanya tinggal sebagai gugusan pulau.
Premis ini bukan pengecualian bagi Indonesia. Sebagai negeri kepulauan, keandalan dan kemapanan transportasi laut menjadi syarat mutlak bagi Indonesia.
Celakanya, setelah tujuh dekade sejak kemerdekaan, syarat itu masih tinggal sebagai syarat. Keterhubungan dan kesetaraan antarpulau mulai ujung barat hingga timur, dari ujung utara hingga selatan wilayah Tanah Air belum juga terwujud. Pemerataan dalam berbagai dimensi kehidupan bagi seluruh warga bangsa pun masih jauh dari tercapai.
Dalam kaitan itulah proyek tol laut yang menjadi bagian dari visi dan misi Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla berperan sentral sekaligus krusial.
Sentral karena implementasi proyek tol laut akan menjadi jalan untuk mewujudkan keterhubungan, kecepatan, kesetaraan, sekaligus pemerataan pembangunan, khususnya melalui matra laut. Krusial dalam arti proyek ini dapat menjadi penentu atas sukses maupun gagalnya visi pembangunan di bidang maritim.
Karena itu, tidak ada pilihan lain bagi Pemerintaahan Jokowi-JK untuk segera mengimplementasikan proyek tol laut. Bukan hanya pendukung keterhubungan dan kesetaraan antarpulau, proyek kelautan akan menjadi pendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui program berbasis utama di pelabuhan laut, keandalan, frekuensi, dan efisiensi sebagai prasyarat untuk menurunkan biaya logistik, dapat dicapai.
Kita sepenuhnya mendukung bahkan mendorong Pemerintah agar mengalokasikan dan menjamin anggaran proyek tol laut sebesar Rp699,9 triliun dalam lima tahun ke depan, sebagaimana hasil kajian Bappenas. Kita ingin Pemerintah mengamankan anggaran itu setiap tahun dalam APBN .
Kita memandang kebutuhan untuk mewujudkan program tol laut sudah menjadi urgensi. Bila tidak segera diwujudkan, upaya meningkatkan efisiensi di bidang pengangkutan logistik akan semakin sulit dicapai. Dampaknya, laju pertumbuhan ekonomi terhambat, pemerataan pembangunan terkendala, dan pencapaian kemakmuran bagi seluruh rakyat terancam.
Opsi transportasi logistik hanya melalui darat dan udara tidak lagi bisa diandalkan. Selain keterbatasan infrastruktur darat dan udara yang belum merata, biaya logistik melalui udara dan darat jauh lebih mahal dibandingkan melalui laut.
Selain menekan ongkos logistik, penggunaan transportasi laut dapat mengurangi kemacetan lalu lintas, polusi udara, serta mengurangi kerusakan jalan sehingga kita bisa menghemat anggaran negara yang saban tahun dihambur-hamburkan untuk perbaikan jalun.
Dengan tol laut, pengangkutan, baik barang maupun orang akan lebih efisien. Melalui tol laut pula, volume distribusi barang, logistik, dan kebutuhan pokok akan lebih merata sehingga kelangkaan barang dan ketimpangan harga di berbagai wilayah yang selama ini terjadi dapat diminimalisasi.
Tanpa tol laut, mustahil seluruh rakyat di lebih dari 13.000 pulau dapat ikut menikmati pemerataan dan kemakmuran. Tanpa tol laut, visi Indonesia sebagai poros maritim dunia akan tinggal sebagai pepesan kosong.
Kita hendak mengingatkan para pemangku kebijakan untuk konsisten merealisasikan tol laut. Jangan sampai ego sektoral yang menjadi penyakit menahun bangsa ini menghambat bahkan mengandaskan cita-cita mulia mewujudkan poros maritim dunia demi sebesar-besar kemakmuran rakyat.
Berita Lainnya
-
09/8/2025 05:00
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
-
08/8/2025 05:00
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
-
07/8/2025 05:00
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
-
06/8/2025 05:00
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
-
05/8/2025 05:00
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
-
04/8/2025 05:00
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
-
02/8/2025 05:00
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
-
01/8/2025 05:00
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
-
31/7/2025 05:00
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
-
30/7/2025 05:00
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
-
29/7/2025 05:00
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
-
28/7/2025 05:00
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
-
26/7/2025 05:00
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
-
25/7/2025 05:00
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
-
24/7/2025 05:00
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
-
23/7/2025 05:00
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.