Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KITA patut bersyukur kecelakaan yang melibatkan dua kereta api di Stasiun Kalimenur, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, kemarin, tidak menyebabkan korban jiwa. Hingga kemarin petang, kecelakaan yang melibatkan KA Argo Wilis dan KA Argo Semeru itu dilaporkan menyebabkan 20 korban luka.
Meski begitu, harus disadari bahwa petaka mengerikan sangat tipis terhindarkan. Sebagaimana terlihat dari video yang beredar luas, beruntung badan kereta KA Argo Semeru jurusan Bandung-Gubeng (Surabaya) dari arah Yogyakarta yang anjlok tidak benar-benar masuk ke lintasan KA Argo Wilis jurusan Gambir-Surabaya. Dengan begitu, KA Argo Wilis hanya menyerempet KA Argo Semeru yang masih dalam proses evakuasi penumpang.
Petaka mengerikan yang beruntung terhindarkan itu harus menjadi pelajaran serius. Investigasi menyeluruh harus dilakukan dan diumumkan ke publik. Bukan hanya menyangkut penyebab anjloknya KA Argo Semeru, tapi juga mengapa perjalanan KA Argo Wilis terus berlanjut hingga insiden serempetan terjadi.
Mengacu pada video tersebut, yang memperlihatkan sebagian penumpang KA Argo Semeru telah menepi di sisi jalur, maka terkesan ada waktu pula untuk berlangsungnya sistem komunikasi peringatan bahaya. Karena itu, menjadi pertanyaan besar mengenai kemungkinan kegagalan komunikasi tersebut sehingga perjalanan KA Argo Wilis terus berlanjut hingga ke lokasi anjloknya KA Argo Semeru. Akan menjadi pertanyaan lebih besar lagi jika justru sistem komunikasi itu tidak ada.
Memang, sejak 2016, jumlah kecelakaan kereta telah turun drastis, dari 73 kasus pada 2015 menjadi hanya belasan kasus per tahun hingga 2022. Untuk jumlah korban meninggal, sejak 2018 hingga 2022, tercatat nihil. Statistik kecelakaan kereta ini mengecualikan kecelakaan dengan moda transportasi lain.
Kendati demikian, kasus anjlok terus mendominasi kecelakaan kereta. Anjlok dapat disebabkan sejumlah hal, di antaranya kerusakan/keanehan rel dan komponennya, kerusakan roda, penggunaan rel atau roda yang berlebihan, kecepatan kereta yang berlebhan, kesalahan sinyal, hingga pengereman mendadak.
Keanehan rel berupa tergerusnya bantalan batu termasuk yang sering terjadi. Hal itu pula yang dinyatakan polisi menjadi penyebab anjloknya KA Argo Semeru.
Kondisi ini menunjukkan masih lemahnya perawatan atau pengecekan rel yang dilakukan PT KAI. Hal tersebut tidak dapat dianggap sepele karena sistem perawatan atau pengecekan adalah yang utama untuk mencegah kecelakaan.
Lebih luas lagi, PT KAI harus menyadari bahwa kasus ini akan memengaruhi persepsi masyarakat terhadap jaminan keselamatan di perjalanan kereta-kereta yang lainnya, termasuk kereta cepat. Jika dalam perjalanan kereta biasa saja jaminan keselamatan masih diragukan, bagaimana jaminan keselamatan di kereta cepat yang lebih berisiko?
Tentu ini sebuah ironi. Ketika kereta justru sedang didorong menjadi moda andalan, PT KAI mendegradasi kepercayaan publik dengan kecelakaan yang masih terjadi.
Benar bahwa jaminan keselamatan perjalanan kereta api bukan hanya bergantung pada PT KAI. Kementerian Perhubungan, melalui Balai Pengujian Perkeretaapian, juga bertanggung jawab untuk memastikan keselamatan itu.
Balai Pengujian Perkeretaapian tidak hanya bertugas menguji sistem sarana dan prasarana, tetapi juga hingga SDM perkeretaapian. Maka, kita sama-sama menuntut PT KAI dan Balai Pengujian Perkeretaapian untuk meningkatkan kinerja demi terjaminnya keselamatan dalam perjalanan kereta.
Selain itu, seiring dengan pembangunan transportasi massal berbasis rel modern dan supercepat, seperti Lintas Raya Terpadu Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (LRT Jabodebek) dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, jaminan keamanan dan keselamatan penumpang harus menjadi nomor wahid.
Nyawa penumpang tak boleh tergadaikan oleh pengabaian pada tata kelola transportasi massal yang baik, yaitu akuntabilitas, transparansi, responsif, kewajaran, kesetaraan, dan partisipatif.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved