KESELAMATAN manusia semestinya menjadi pertimbangan utama dalam transportasi, terutama transportasi udara, yang tingkat ancaman terhadap keselamatannya lebih tinggi ketimbang jenis transportasi lain.
Di Tanah Air, tingkat keselamatan penerbangan di Indonesia masuk kategori baik karena masih berada di bawah batas kecelakaan yang ditentukan International Civil Aviation Organization. Pada 2007, jumlah kecelakaan pesawat penumpang di Indonesia sebanyak enam kasus.
Jumlah itu turun menjadi tiga kasus pada 2008 dan 2009. Pada 2010, 2011, dan 2012, jumlah kecelakaan turun lagi menjadi dua kasus. Lalu, pada 2013, hanya terjadi satu kali kecelakaan pesawat penumpang.
Di penghujung 2014, tepatnya pada 28 Desember 2014, pesawat Air Asia QZ8501 dari Surabaya menuju Singapura hilang. Pesawat dinyatakan hilang setelah hilang kontak kurang dari 1 jam seusai lepas landas dari Bandara Juanda.
Kecelakaan penerbangan umumnya disebabkan tiga faktor, yakni kelalaian manusia, masalah teknis, dan alam. Kementerian Perhubungan pada 2012 merilis data bahwa 52% penyebab utama kecelakaan transportasi udara ialah faktor manusia, 42% masalah teknis, dan 6% faktor alam.
Itu artinya kecelakaan pesawat di Indonesia sebagian besar disebabkan human error, kelalaian manusia. Yang mencengangkan, salah satu kelalaian manusia itu ialah pilot yang kelelahan karena kelebihan jam terbang.
Data tersebut semestinya menjadi peringatan bagi otoritas penerbangan dan perusahaan penerbangan untuk sungguh-sungguh memperhatikan sumber daya manusia yang terlibat dalam penerbangan.
Kementerian Perhubungan mesti serius dalam melakukan sertifikasi pilot. Perusahaan penerbangan jangan main-main dengan jam terbang pilot mereka.
Ihwal masalah teknis, perkara kelaikan terbang pesawat sering dianggap menjadi penyebab kecelakaan penerbangan. Dalam hal ini, pesawat uzur sering menjadi penyebab kecelakaan pesawat.
Itu mesti perhatian Kementerian Perhubungan sebagai instansi yang menerbitkan sertifikasi kelaikan terbang. Ketidakseriusan dalam urusan itu, misalnya mengakibatkan pesawat mengalami kecelakaan, juga berarti kecelakaan itu sesungguhnya disebabkan kelalaian manusia.
Terkait dengan faktor alam, di akhir tahun hingga awal tahun, cuaca buruk biasanya melanda Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika senantiasa memberi laporan prakiraan cuaca.
Itu pun harus menjadi perhatian otoritas bandara dan perusahaan penerbangan. Jangan sepelekan informasi tentang cuaca. Pengabaian informasi tentang cuaca, bila itu menjadi penyebab kecelakaan penerbangan, juga bermakna kecelakaan itu tidak bisa disebut disebabkan cuaca, tetapi akibat kelalaian manusia.
Ujung-ujungnya keselamatan penerbangan bersumber dan berpulang pada manusia. Manusia bisa menjadi menyebab sekaligus korban kecelakaan penerbangan.
Mengutamakan keselamatan penerbangan berarti memuliakan manusia. Untuk mencapai keselamatan penerbangan, dunia penerbangan harus menjadikan awak dan penumpang sebagai manusia, bukan komoditas ekonomi semata.
Berita Lainnya
-
28/4/2026 05:00
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
-
27/4/2026 05:00
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
-
25/4/2026 05:00
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
-
24/4/2026 05:00
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
-
23/4/2026 05:00
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
-
22/4/2026 05:00
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
-
21/4/2026 05:00
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
-
20/4/2026 05:00
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
-
18/4/2026 05:00
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
-
17/4/2026 05:00
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
-
16/4/2026 05:00
AKSI premanisme kembali mengoyak rasa aman publik.
-
15/4/2026 05:00
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
-
14/4/2026 05:00
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
-
13/4/2026 05:00
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
-
11/4/2026 05:00
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
-
10/4/2026 05:00
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.