Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
DI balik kesuksesan uji coba kereta cepat Jakarta-Bandung (KCJB), pekan lalu, ganjalan persoalan terkait dengan pembengkakan biaya (cost overrun) proyek kereta cepat ambisius itu sejatinya masih belum terselesaikan.
Beberapa waktu lalu, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bahkan memberikan rekomendasi kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani perihal pembengkakan biaya tersebut. Dalam laporan hasil pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat 2022, BPK mengungkapkan skema penyelesaian komponen cost overrun proyek KCJB di luar hasil kesepakatan Indonesia-Tiongkok belum ditetapkan.
Pembengkakan biaya itu kalau dirupiahkan mencapai Rp18 triliun. Awalnya, anggaran pembangunan KCJB direncanakan sekitar Rp113 triliun, tapi kemudian anggaran itu meroket menjadi Rp131 triliun. Kenaikan anggaran sudah disepakati pemerintah Indonesia dan Tiongkok, tetapi skema penyelesaiannya sampai hari ini belum jelas.
BPK dalam laporannya menyatakan khawatir pendanaan cost overrun proyek KCJB dari porsi pinjaman berpotensi membebani keuangan PT KAI (persero). Apalagi hingga saat ini belum terlihat strategi pemenuhan pendanaan cost overrun baik yang akan dilakukan pemerintah maupun KAI, termasuk bagaimana mitigasi risikonya.
Pemerintah boleh saja jemawa dengan rampungnya proyek kereta cepat pertama di Asia Tenggara itu. Tidak masalah pula pemerintah sudah mengantongi rencana matang KCJB bakal mulai dioperasikan pada 18 Agustus 2023. Publik bahkan sudah menutup mata dengan janji palsu pemerintah yang di awal perencanaan proyek kereta cepat tersebut menggaransi tidak ada sepeser pun uang dari APBN akan dipakai, tapi nyatanya dipakai.
Namun, penerimaan publik itu mestinya jangan justru membuat pemerintah menyalahartikan bahwa kemudian mereka bisa seenaknya melanjutkan ambisi itu dengan meninggalkan berbagai residu persoalan. Ingat, dengan pembengkakan biaya hingga belasan triliun rupiah itu, risiko ekonomi terbesar jelas akan ditanggung pemerintah Indonesia, bukan Tiongkok.
Karena itu, kita perlu ingatkan pemerintah untuk lebih serius menyelesaikan persoalan pendanaan cost overrun itu agar tidak menjadi beban menumpuk di kemudian hari. Selain serius, pemerintah juga harus ngotot, seperti ngototnya mereka dahulu, ketika mulai menjalankan pembangunan proyek itu meskipun kritik, kontrol, atau peringatan bertubi-tubi disuarakan publik.
Saat itu mereka mungkin masih bisa mengabaikan suara publik, tapi sekarang tidak. Suara publik harus didengar karena jangan sampai masalah pendanaan ini dibiarkan berlarut dan akhirnya justru membebani perekonomian negara. Bukankah tujuan awal pembangunan KCJB itu untuk menggerakkan ekonomi, bukan sebaliknya, malah menciptakan beban ekonomi?
Proyek fisik KCJB barangkali sebentar lagi paripurna dan secara tampilan akan terlihat keren dan mentereng. Akan tetapi, kalau di dalamnya masih meninggalkan persoalan yang mungkin akan membuat negara babak belur, apa masih layak dibanggakan? Alih-alih menjawab temuan auditor negara, pemerintah malah mewacanakan proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya.
Prinsip bagaimana nanti dalam membangun proyek mercusuar harus dibuah jauh, sejauh-jauhnya.
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved