OPTIMISME tentang kondisi perekonomian setahun mendatang ialah sebuah sikap yang tepat untuk dikemukakan di awal tahun. Dengan pernyataan bernada optimistis, sentimen diharapkan dapat bergerak ke arah yang lebih positif sehingga perekonomian pun ikut terdorong.
Saat memberikan sambutan dalam pembukaan perdagangan saham hari pertama 2014 di Bursa Efek Indonesia, Wapres Boediono mengemukakan optimisme semacam itu. Pemerintah yakin dapat mengelola perekonomian setahun mendatang dengan baik dan telah menyiapkan antisipasi terhadap tantangan ekonomi yang diprediksikan muncul sepanjang 2014.
Dalam kesempatan tersebut, Wapres mengidentifikasi empat tantangan yang harus diwaspadai sepanjang tahun ini, yakni pengurangan stimulus moneter AS, harga minyak, harga bahan makanan, dan dampak pemilu. Terhadap pengurangan stimulus moneter AS, harga minyak, dan harga bahan makanan, Wapres dengan optimistis menyatakan pemerintah akan dapat mengatasinya.
Namun, terkait dengan dampak politik, Wapres secara implisit mengemukakan perlunya kewaspadaan. "Gejolak di dunia politik akan langsung berpengaruh ke pasar. Kita berharap Pemilu 2014 bisa dilalui dengan baik, begitu juga dengan peralihan kepemimpinan,†kata Wapres.
Kita sepakat dengan Wapres untuk memasuki 2014 dengan optimisme. Namun, betapapun siapnya pemerintah mengantisipasi faktor-faktor yang diprediksi menantang perkembangan ekonomi setahun mendatang, kita tetap meminta pemerintah benar-benar fokus dan cermat.
Dari aspek moneter, seperti diketahui, bank sentral AS, Federal Reserve atau The Fed, mulai bulan ini segera melaksanakan agenda pengurangan stimulus moneter atau Fed tapering. Harus dicamkam benar, bahwa tatkala masih berupa isu saja, agenda The Fed telah membuat rupiah terperosok dari 9.000-an per dolar AS ke level 12.000.
Karena itu, tatkala tappering off diimplementasikan, langkah tersebut harus lebih dicermati dan diantisipasi. Pemerintah sebagai pemegang otoritas fiskal harus bersinergi dengan Bank Indonesia sebagai otoritas moneter. Jangan sampai ketika tappering off diterapkan, rupiah kita terperosok lebih dalam ke posisi yang membahayakan ekonomi.
Di sektor riil, pemerintah harus mencermati betul data Badan Pusat Statistik yang dirilis kemarin tentang kenaikan harga-harga berbagai komoditas yang menyebabkan jumlah penduduk miskin di Indonesia bertambah dari 28,07 juta pada Maret menjadi 28,55 juta jiwa atau 11,47% dari populasi pada September 2013.
Salah satu penyebabnya ialah kenaikan harga berbagai kebutuhan rumah tangga sejak beberapa tahun terakhir. Untuk tahun ini, antisipasi dampak penaikan harga elpiji 12 kg yang sudah berlaku harus benar-benar menjadi perhatian. Beban hidup tahun ini jelas semakin berat.
Karena itu, sekali lagi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono harus benar-benar mendorong kabinetnya fokus bekerja. Jangan sampai energi kabinet terpecah belah dan lebih melayani kepentingan politik, tetapi mengorbankan kepentingan rakyat.
Kalau itu yang terjadi, sama saja pemerintahan ini meninggalkan bom waktu bagi pemerintahan berikutnya.
Berita Lainnya
-
28/4/2026 05:00
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
-
27/4/2026 05:00
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
-
25/4/2026 05:00
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
-
24/4/2026 05:00
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
-
23/4/2026 05:00
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
-
22/4/2026 05:00
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
-
21/4/2026 05:00
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
-
20/4/2026 05:00
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
-
18/4/2026 05:00
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
-
17/4/2026 05:00
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
-
16/4/2026 05:00
AKSI premanisme kembali mengoyak rasa aman publik.
-
15/4/2026 05:00
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
-
14/4/2026 05:00
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
-
13/4/2026 05:00
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
-
11/4/2026 05:00
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
-
10/4/2026 05:00
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.