Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH dihajar habis-habisan, dunia kian terang menuju kemenangan dalam perang besar melawan covid-19. Kerugian teramat besar yang diderita umat manusia akibat pandemi itu mesti ditebus dengan ketahanan lebih kuat untuk menghadapi petaka serupa di masa mendatang.
Arsitektur kesehatan dan kesiapsiagaan dunia yang lebih kukuh harus dibangun dunia. Pandemi covid-19 memberikan pelajaran berharga bahwa wabah setiap saat bisa melanda dengan dampak yang tak terbayangkan sebelumnya.
Itulah yang disampaikan Presiden Joko Widodo saat berpidato secara virtual pada Global Covid-19 Summit yang dihelat di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (12/5). Indonesia, melalui Jokowi, mengingatkan kepada dunia akan pentingnya kerja bersama untuk mengatasi pandemi. Indonesia menekankan pentingnya sistem kesehatan dan kesiapasiagaan yang lebih kuat.
Kerja bersama mengatasi pandemi penting karena covid-19 belum sepenuhnya usai. Meski tren pelandaian penyebaran kasus terjadi di seluruh belahan dunia, sejumlah negara masih disibukkan oleh serangan korona. Tiongkok, negara yang diyakini sebagai tempat awal munculnya covid-19, bahkan masih memberlakukan lockdown di beberapa wilayah.
Pada konteks itu, tepat betul apa yang disampaikan Jokowi agar seluruh negara terus berkolaborasi untuk membasmi pandemi. Amatlah sulit memusnahkan covid-19 dari muka bumi jika setiap negara bekerja sendiri-sendiri, jika negara yang satu tak peduli pada negara lain.
Fakta menunjukkan covid-19 bukanlah masalah negara per negara. Dia menjadi persoalan global karena apa yang terjadi di satu negara berdampak pada negara-negara lain.
Dengan kerja bersama seperti yang diserukan Indonesia, dunia lebih punya peluang untuk benar-benar mengalahkan covid-19. Dengan kerja bersama, seluruh umat manusia punya kekuatan berlipat untuk melancarkan serangan terakhir sehingga korona betul-betul tak berdaya.
Itulah yang dibutuhkan dunia saat ini. Namun, dunia juga butuh kerja bersama di antara seluruh negara untuk masa depan. Dunia butuh arsitektur kesehatan yang lebih tangguh agar tak lagi rapuh ketika pandemi serupa covid-19 kembali menerpa.
Mustahil dimungkiri, dunia begitu gagap menghadapi serangan mendadak covid-19. Jangankan negara-negara miskin, jangankan negara-negara berkembang, negara-negara maju yang punya sistem kesehatan andal pun babak belur dibuatnya.
Tak mengherankan jika korban meninggal akibat covid-19 luar biasa banyak. Badan Kesehatan Dunia (WHO) bahkan menyebut di kisaran 13,3 juta hingga 16,6 juta orang. Tak mengherankan pula perekonomian dunia juga ambruk.
Belajar dari pandemi covid-19, arsitektur kesehatan yang lebih kuat adalah kebutuhan mutlak. Arsitektur yang bisa diandalkan untuk menghadapi wabah setiap saat, bukan sesaat. Bukan seperti Covax Facility
sebagai program bersama untuk mendukung akses penanggulangan covid-19 melalui kolaborasi mempercepat penelitian, produksi, dan akses yang setara atas vaksin.
Dunia perlu arsitektur kesehatan yang dijalankan oleh sebuah badan layaknya Dana Moneter Internasional (IMF) di sektor keuangan. Dengan kewenangan menggalang sumber daya kesehatan dunia mulai dari pembiayaan darurat, pembelian vaksin, obat-obatan, alat kesehatan, hingga merumuskan standar protokol kesehatan, penanganan lebih terkoordinasi saat terjadi pandemi.
Dengan arsitektur kesehatan yang lebih kukuh, dengan kesiapasiagaan yang lebih kuat, dunia tak akan lagi menjadi bulan-bulanan pandemi.
Pandemi covid-19 boleh jadi segera berakhir, tapi ia bukanlah yang terakhir. Akan ada lagi pandemi-pandemi berikutnya di kemudian hari yang perlu kita antisipasi. Itulah yang harus dilakukan dunia, itulah yang disuarakan Indonesia.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved