Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI covid-19 tak lantas membuat ancaman terorisme berkurang. Para pengabdi ideologi kekerasan itu tetap saja bekerja menyebarkan paham sesat mereka, termasuk dengan menyasar badan usaha milik negara (BUMN).
Kepada Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar-lah yang mengungkapkan para radikal dan teroris tak berhenti beraksi di masa pandemi. Dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR, Selasa (25/1), Rafli menyebut mereka terus mencoba mendapatkan dukungan dari lintas kalangan. Unsur yang bekerja di sektor pemerintah, termasuk BUMN, pun menjadi ajang garapan.
Tentu, mereka tidak asal menetapkan sasaran. Mereka bekerja secara sistematis dengan memandang jauh ke depan. BUMN diincar dengan tujuan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki negara. Dengan menguasai unsur BUMN, mereka berharap bisa mendapat dukungan finansial juga nantinya.
Temuan BNPT tersebut menegaskan tidak ada elemen bangsa yang luput dari ancaman terorisme. Sebelum juga terungkap, paham intoleransi dan radikalisme sebagai tahapan menuju terorisme terus disebarkan di sekolah hingga perguruan tinggi.
Paham menyimpang itu juga terus coba ditanamkan di institusi pendidikan keagamaan. Banyak pesantren yang bahkan diduga sudah terafiliasi dengan jaringan terorisme.
Setidaknya ada empat jaringan terorisme di negeri ini saat ini. Pertama ialah Jamaah Islamiyah (JI) yang terafiliasi dengan Al Qaeda. Lalu, Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan Jamaah Asharul Khilafah (JAK) yang berhubungan dengan Islamic State. Lalu, ada Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang berpusat di Poso, Sulawesi Tengah.
Mereka, selain terus mencoba menebar teror, tak menyurutkan langkah menyebarkan paham teror ke masyarakat. Artinya, bibit-bibit teroris terus coba disemai untuk kemudian dipanen sebagai agen kekerasan nantinya.
Kajian dan temuan tersebut tentu tak bisa pandang dengan sebelah mata. Harus terus kita suarakan bahwa terorisme masih ada. Harus terus kita tegaskan pula bahwa terorisme tiada henti berbiak dan beregenerasi.
Semakin banyaknya terduga teroris yang ditangkap sepanjang 2021, yakni 364 orang, menguatkan fakta itu. Jumlah itu meningkat cukup signifikan ketimbang hasil tangkapan 2020, yakni 232 orang. Saking banyaknya yang diringkus, rumah tahanan untuk menampung para terduga dan tersangka terorisme bahkan sudah kelebihan beban.
Betul bahwa lonjakan jumlah mereka yang dibekuk tak lepas dari pemberlakuan Undang-Undang No 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Dengan UU itu, aparat bisa melakukan pencegahan sebelum teroris beraksi menebar ketakutan dan kematian.
Kendati begitu, peningkatan jumlah terduga atau tersangka teroris merupakan alarm bagi kita untuk tetap waspada. Harus disadari bahwa di sekitar kita teroris belum habis.
Kita mengapresiasi keberhasilan aparat dalam mendeteksi bahwa teroris terus melebarkan jaringan ke segala sektor, termasuk BUMN. Namun, deteksi saja tidak cukup. Harus ada tindakan nyata, sangat nyata, dan lebih masif lagi untuk melawan infiltrasi itu.
Pimpinan BUMN juga harus lebih peduli terhadap setiap dinamika di lembaga yang mereka pimpin. Pastikan tidak ada karyawan yang terinfeksi oleh virus terorisme lalu mentransmisikannya. Pastikan pula setiap kegiatan steril dari agenda terselubung terorisme.
Melalui forum ini, kita serukan kembali bahwa mencegah dan memberantas terorisme bukan cuma tugas aparat. Peran organisasi dan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen, termasuk keluarga, amatlah penting agar terorisme tak terus merajalela.
Faktanya, terorisme masih menggila. Karena itu, kita pantang kendur melawannya.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved