Seusai Pesta Saatnya Bekerja

21/10/2014 00:00
SEJARAH baru bagi bangsa ini telah di torehkan. Untuk pertama kalinya, proses pergantian kepemimpinan bukan saja berlangsung mulus, melainkan juga dirayakan oleh para tokoh dan ratusan ribu orang.

Di Gedung MPR, hampir semua elite dan tokoh bangsa mengikuti pembaca an sumpah dan janji Presiden dan Wakil Presiden RI Joko Widodo-Jusuf Kalla. Mereka bukan hanya berasal dari partai politik ataupun kelompok yang meng usung Jokowi-JK, melainkan juga dari yang berseberang an secara politik.

Itu menandakan bahwa negeri ini masih me miliki sosok-sosok berjiwa besar. Rivalitas dan egoisme politik yang sempat dikhawatirkan bakal mengganjal pelantikan Jokowi-JK luruh oleh semangat mendahulukan kepentingan bangsa.

Koalisi Merah Putih dan Koalisi Indonesia Hebat lebur menjadi Koalisi Indonesia. Oleh karena itu, kita layak berdiri untuk memberikan hormat kepada mereka semua.

Di jalanan, kesukarelaan rakyat untuk mengantarkan pemimpin baru me reka ke Istana menjadi penanda baru cara rakyat menyambut pemimpin. Kegembiraan menjalar ke mana-mana kendati mereka mesti berkorban uang dan tenaga serta `bertarung' melawan panas.

Itu semua menandakan bahwa amanat yang mesti dipanggul Jokowi JK mahaberat. Keduanya harus mewujudkan timbunan harapan yang sangat menjulang. Tabungan harapan telah kelewat menumpuk akibat teramat sedikitnya realisasi dari beragam ke inginan.

Ironis memang. Negeri yang berusia hampir tujuh dasawarsa ini masih ber kutat dari harapan satu ke harapan lain tanpa tahu kapan tunggakan harapan itu akan bisa diwujudkan.

Karena itu, pemerintahan Jokowi-JK harus menjadikan harapan rakyat kali ini sebagai harapan terakhir. Kedua pemimpin rakyat tersebut harus memastikan bahwa harapan-harapan itu bisa ditunaikan, bukan untuk ditabung kembali.

Waktu lima tahun untuk mewujudkan ekspektasi bukanlah kurun yang lama. Ia bahkan tak mungkin menyi sakan jeda untuk terus menikmati euforia.

Maka, lekas bekerja dari titik mula merupakan keniscayaan. Sebagaimana pidato kenega raan pertama dari Presiden Jokowi seusai pengucap an sumpah, kita sepakat bahwa cita-cita kemerdekaan Republik ini tak akan pernah tercapai tanpa kerja keras.

Pencapaian pertumbuhan ekonomi dan pemerataan, keadilan sosial, dan keunggulan peradaban negeri ini tak akan pernah bisa dicapai hanya oleh konsep dan kertas kerja.

Beratnya medan laga hanya bisa ditaklukkan oleh semangat memanggul tantangan secara bersama dan kerja keras di segala lini.

Segala modal sosial telah dimiliki oleh duet Jokowi-JK. Dukungan rakyat yang beruwujud dalam partisipasi sukarela, iklim politik dan ekonomi yang relatif stabil, serta sejumlah capaian dari pemerintahan sebelumnya membuat keduanya tidak harus memulai dari nol.

Pesta telah usai. Kegembiraan sejenak telah dinikmati. Kini saatnya bekerja, bekerja, dan bekerja agar harapan tidak sekadar berhenti menjadi harapan, juga supaya kehadiran negara benar-benar dirasakan. Saatnya bekerja, Jokowi-JK.


Berita Lainnya