Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KONFLIK antara Palestina dan Israel memuncak lagi. Saling serang antara dua musuh bebuyutan itu kembali mengaduk-aduk emosi dunia, termasuk Indonesia, tetapi kita mesti bijak menyikapinya.
Konflik Palestina dan Israel memanas sejak Senin (10/5). Hingga kemarin, Israel yang memang unggul kekuatan dan persenjataan terus membombardir Jalur Gaza dengan serangan udara. Korban pun berjatuhan, dan lagi-lagi, rakyat Palestina yang paling kena imbasnya.
Tak kurang dari 140 warga Palestina, termasuk perempuan dan anak-anak, telah tewas. Sekira 1.000 orang lainnya luka-luka dan puluhan ribu orang mengungsi. Korban diyakini akan terus bertambah karena tentara Zionis Israel terus menunjukkan arogansi dan kekejamannya.
Konflik Palestina-Israel ialah barang lama. Bibit konflik itu bahkan mulai tertanam sejak sekitar 100 tahun silam, kemudian tumbuh dan membesar hingga sekarang. Kedua negara rutin terlibat perang atau sekadar saling serang. Tak terhitung lagi jumlah korban.
Kita, bangsa Indonesia, selalu berdiri di belakang Palestina. Pun demikian saat ini, kita langsung menyuarakan dukungan dan keberpihakan kepada bangsa dan bangsa Palestina.
Sebagai representasi rakyat dan bangsa Indonesia, Presiden mengutuk keras tindakan Israel menyerang Palestina. Dia mengatakan, situasi di Palestina merupakan isu global yang terus menjadi perhatiannya.
Tak cuma mengecam, tak hanya mengutuk, tak sekadar memperhatikan, Jokowi juga intens berkomunikasi dengan para pemimpin dunia mengenai kondisi Palestina. Dia mencoba menggalang kekuatan dunia untuk menekan Israel agar menghentikan agresinya di tanah Palestina.
Kita sepakat, amat sepakat, dengan sikap pemerintah Indonesia. Apa yang dilakukan Jokowi tepat, sangat tepat, karena sejak dulu, kini, dan hingga nanti Indonesia selalu ada untuk Palestina. Dukungan politik, sosial, maupun ekonomi sudah dan akan terus diberikan selama mereka membutuhkan.
Perlu kita ingatkan dan tegaskan lagi, keberpihakan kita kepada Palestina bukan karena latar belakang agama. Mayoritas penduduk Indonesia dan Palestina memang muslim, tetapi bukan itu yang menjadi landasan utama dukungan kita.
Konflik antara Palestina dan Israel juga bukan konflik agama. Ia ialah konflik antara bangsa yang terjajah dan penjajah. Ia permusuhan antara bangsa yang ditindas dan penindas. Ia perseteruan antara negara yang ingin merdeka dan yang ingin melanggengkan nafsu kolonialismenya.
Pembelaan kita kepada Palestina ialah implementasi amanah konstitusi.
Bukankah dalam pembukaan UUD 1945 jelas dinyatakan bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan?
Itulah komitmen Indonesia, komitmen yang semestinya juga dikedepankan seluruh anak bangsa. Bukan sebaliknya, konflik Palestina-Israel justru membelah masyarakat kita karena persepsi keliru bahwa konflik itu konflik agama.
Membela rakyat Palestina karena sentimen agama tertentu jelas salah karena ada banyak agama di sana dan semuanya bersatu melawan Israel. Memihak Israel karena agama lebih salah lagi karena yang dilakukan negeri Yahudi itu ialah bentuk agresi, penjajahan, penindasan, dan pelanggaran HAM. Selain melanggar hukum internasional, tindakan-tindakan tercela itu tentu bertentangan dengan ajaran agama apa pun.
Di banyak negara, penderitaan rakyat Palestina menyatukan rakyat mereka dari lintas latar belakang untuk mengutuk agresi Israel. Demikian pula semestinya di negeri ini. Bersama mendukung perjuangan rakyat Palestina ialah kemestian karena membela mereka berarti membela kemanusiaan.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved